Cinta memang tak pernah terdefinisikan. Tak pernah bisa ditebak dan diterka ke arah mana ia akan bermuara. Seperti aku yang mencintaimu.

Dimana dalam diriku terdapat sebuah perasaan yang membuatku merasa nyaman, selalu ingin di dekatmu, merasa bahagia saat bersama dan terkadang merasa gelisah saat kau tak ada.

Membuka Hanphone untuk kesekian kalinya hanya untuk melihat status, recent update, dan kepo segala kegiatanmu. Dan berharap kamu akan segera membalas chat-ku. namun apa artinya diriku yang teryata kenyataanya tak berbalik dengan segala keinginan dan harapan. Kamu mengganggapku hanya sebagai orang yang tidak memiliki arti dalam kehidupanmu. Dan hanya sebagai orang lalu dan tak pernah melirikku. Walalu sebenarnya kamu tau akan adanya harapan yang kuselipkan pada dirimu.

Dirimu sosok yang telah mencuri perhatian dariku. Membuat aku tak pernah berhenti untuk memikirkanmu. Selalu berusaha untuk berbut yang terbaik untukmu. Mejaga dan menata hati berusaha untuk memantaskan diri agar aku memang layak bisa kau andalkan. Ingin memberi yang terbaik bagimu. Menghapus segala kesedihan dan mengganti tawa bagimu. Namun itu tak pernah terlihat usahaku di matamu.

Pengabaian yang kuterima. Kamu memiliih menjauh dan menghancurkan segala harapanku. Dan di sinilah aku memilih untuk mencitai dalam diam berpura-pura menganggap semuanya baik-baik saja. Karena aku sedang mencintai orang yang tidak mencintaiku sementara ia mencintai orang lain. Namun ingatlah aku disini tidak pernah beranja karena di sini aku telah berpijak untuk mencintaimu dalam diamku.

Advertisement

Hai kamu semoga peka bahwa ada sesorang yang menggantungkan harapan dan mencintaimu dalam diam.