Berbicara tentang cinta, setiap orang pasti menafsirkan hal – hal berbeda untuk kata itu. Ya, memang cinta tak memiliki definisi yang pasti. Hanya orang – orang yang sedang mengalaminya yang dapat menafsirkan apa itu cinta.

Dan kau, seseorang yang telah berhasil memberikan arti cinta yang sangat indah untuk diriku. Kau yang selama ini selalu kusebut dalam setiap doaku. Mengertikah dirimu, aku telah mengagumi sejak pertama kali aku berjumpa denganmu. Pertemuan itu memang tidak sengaja kita ciptakan, tapi pertemuan itu yang telah mengubah hari – hariku menjadi lebih baik.Layaknya pelangi, kau mampu memberikan warna yang sungguh indah untuk diriku.

Wajahmu adalah ketenanganku, senyummu adalah sumber semangatku, dan sikapmu adalah teladanku. Kau benar- benar berhasil merubah segala sisi buruk dari diriku.

Dengan kedewasaanmu, kau selalu memberikan solusi terbaik untuk setiap masalahku. Dengan kebiasaanmu, kau membuatku semakin dekat dengan-Nya. Dan dengan tawamu, kau mampu menciptakan tawa yang lebih indah dari diriku. Tak ada yang lebih indah ketika kita bisa tertawa bersama, kita bisa berbagi cerita bersama dan kita bisa bersujud bersama di hadapan-Nya

Tapi hal ini tak lantas membuat dirimu benar – benar bisa diterima di orang – orang terdekatku. Usiamu yang terpaut cukup jauh di bawahku menimbulkan keraguan di hati mereka. Mereka ragu jika dirimu tidak bisa membimbingku dengan baik. Dan aku tidak berani menentang keadaan ini, bukan karena aku tak ingin memperjuangankanmu, tapi karena aku ingin mereka benar – benar memberikan restu kepadaku untuk memperjuangkanmu, Restu dari merekalah yang akan mempu menurunkan ridho-Nya kepada kita.

Advertisement

Sekarang, aku hanya bisa menyelipkan namamu dalam setiap sujudku kepada-Nya. Aku tak memiliki kuasa apapun untuk menentukan kisah ini kedepannya akan menjadi seperti apa. Aku hanya berharap jika memang kau layak untukku dan aku layak untukmu, Tuhan akan mempersatukan kita dengan caraNya yang indah.

Aku bersyukur telah dipertemukan denganmu. Tapi biarlah Tuhan yang mengatur akhir dari cerita ini. Aku akan terus memantaskan diri dan aku berharap kau pun juga melakukan hal yang sama. Hingga akhirnya nanti kita bisa melihat akhir cerita seperti apa yang dikirimkan Tuhan untuk kita