Era 90 an memang sudah berlalu lama,tapi masih sangat menarik untuk dikenang yang terkadang menimbulkan senyum-senyum kecil sendiri saat terlintas di lingkaran ingatan.

Dora Emon , Dragon Ball, siapa sih yang gak tahu,serial kartun 90 an yang hingga kini menjadi legenda hidup tak tergantikan. Ramadhan untuk anak-anak 90 an juga banyak yang tak terlupa,nomor satu nya pasti buku tugas Ramadhan yang harus diisi dan ditanda tangani,entah oleh imam sholat tarawih atau penceramah kuliah subuh yang saat ini entah masih eksis atau tidak pelajaran disiplin tingkat tinggi ini.

Permainan era 90 an juga tak bisa terlupakan mulai dari pemainan yang sehat ,seperti Galasin ,boy boyan, Gatrik dan masih banyak lagi. Atau permainan yang sedikit mikir dan menyenangkan,monopoli,ular tangga masuk pasti dalam list.

Begitu juga dengan group musik atau band yang Berjaya di 90 an awal atau yang menyerempet di akhir 90 an, banyak yang bilang musik saat ini telah mengalami penurunan kualitas,saya sih gak berpendapat seperti itu ,bagi saya musik 90 an memang lebih menarik dan enak di dengar . Ada beberapa Band yang tak disangka inisial dari para personilnya, mungkin ada yang terlupakan.

KLA PROJECT

Advertisement

Kla Project yang beranggotakan Katon (Vocal), lilo (Gitar) Adi Adrian (piano/Kibor) dan Ari Burhani (ex Drummer) sejatinya muncul pertama kali di tahun 1989 dengan album self titled Kla dengan hits tentang Kita di bawah label Team Record yang di produseri oleh Jan Djuhana produser yang begitu sukses melejitkan nama selain Kla seperti Dewa 19, Sheila On seven , Padi dan banyak lagi. Pada tahun 1991 merilis album kedua dengan Yogyakarta menjadi sebuah hits terbesar hingga kini dan masuk dalam 150 lagu Indonesia terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone Indonesia.

Pada album album awal Katon masih punya jambul cihuy yang menjadi trademark dan selalu menenteng serta mencabik bas dalam beberapa video nya.

EDANE

Pada awalnya group ini Project antara Eet Sjahrani (gitar) dan Ecky Lamoh (Vocal) dan menggunakan akronim nama mereka berdua EdanE , Ee dan Ecky sebagai nama band. namun dalam proses pembuatan album pertama duo ini berubah menjadi format band yang utuh dengan Fajar Satritama (Drum) dan Iwan Xaverius (Bass). Album the Beast pada tahun 1991 berhasil di rilis dengan Ikuti sebagai single andalan yang begitu semangat. Kebersamaan Ecky tidak lama hanya sampai album pertama saja, setelah itu Edane hingga saat ini dari album ke album selalu berganti vocalist.

Hanya Fajar Satritama yang berbadan tegap tinggi dan mempunyai pukulan keras satu personil yang masih bertahan diluar Eet Sjahrani, mungkin ini yang membuat Fajar tidak dikeluarkan oleh Eet.

DEWA 19

Dhani (Kibor), Erwin(Bass) , Wawan(Drum), Andra (Gitar) dan Ari (Vocal) disingkat Menjadi Dewa dengan angka 19 sebagai penanda bahwa mereka pada saat bersatu kembali pada tahun 1991 berusia 19 tahun. Pada dasarnya Dewa 19 dibentuk pada tahun 1986 oleh anak SMP 6 Surabaya pada waktu itu, Dhani, Erwin,Wawan dan Andra.

Tahun 1992 keluarlah album pertama mereka Dewa 19 dengan lagu ballad yang sepertinya menjadi lagu wajib pada saat itu, Kangen yang begitu sukses dan mendapatkan penghargaan sebagai pendatang baru terbaik dan album terlaris dalam BASF Award 1993.Band ini telah mengeluarkan 8 album ditambah dua album kompilasi lagu-lagu terbaik mereka.

Bisa dikatakan Band ini begitu sukses dan laris dengan album-albumnya , tak salah sehingga majalah Rolling Stone Indonesia pada November 2008 memasukkan Dewa 19 dan Ahmad Dhani dalam the Immortal : 25 Artis Indonesia terbesar sepanjang masa. Semua album Dewa 19 sukses besar, mungkin ini salah satu faktor kenapa Ahmad Dhani terkenal agak arogan atau songong selama ini.

BAYOU

Band ini memang hanya punya satu lagu yang hingga saat ini masih enak didengar yaitu Hanya Dirimu dari album self titled ‘Bayou’. Binzar (vokal), Andi (kibor), Yoyo (bass), Opick (gitar) dan Uce Haryono (drum) jika disatukan menjadi BAYOU. Band ini tidak bertahan lama, tapi beberapa personil cukup sering mengisi project-project musik lain seperti sang kibordis Andi Bayou atau penggebuk Drum almarhum Uce Haryono yang memang sebelum di BAYOU sudah menjadi salah satu Drummer terbaik Indonesia.

DR.PM

Awalnya DR.PM terdiri sekaligus akronim dari Danny (bass), Ronal (drum), Pierre (vocal) dan Marshal (gitar) , dalam perjalanan proses rekaman album pertama Dunia Baru (98) Pierre keluar dan digantikan oleh Erwin Moron tapi Pierre masih mengisi beberapa vocal seperti intro di lagu ‘Pernah Mencoba’ yang dijadikan hits dengan konsep video yang cukup unik.

DR.PM hanya merilis tiga album yaitu Dunia Baru (98) Sosok(2000) dan album terakhir dengan vocalist Abun Lepas Landas (2001), meski vakum tapi beberapa mantan personil masih activ di dunia musik.