Sesabar apapun orangnya, jika sudah dalam waktu lama pasangan kita tak menghargai kita, maka kita juga lama-kelamaan akan merasa tidak nyaman dan sakit tentunya. Setelah perjuangan dan berbagai upaya kita lewatkan, nyatanya mereka tak sedikitpun menghargai kita. Ingatlah, bahwa cinta tak sekadar saling memiliki dan menyayangi, tapi cinta adalah tentang menghargai dan menghormati.

Menjadi seseorang yang mampu menghargai orang lain adalah bukti suatu hal yang sulit untuk dilakukan, selama kita juga mempunyai kepribadian normal dan memiliki rasa empati terhadap lingkungan sekitar kita. Tidak satu pun di antara kita yang ingin jika diri kita diremehkan dan dianggap rendah oleh orang lain. Mereka tidak menghargai upaya kita untuk melakukan yang terbaik baginya. Begitupun dalam menjalin hubungan asmara dengan kekasih atau pasangan kita.

Terkadang di antara kita, terutama para wanita, merasa bahwa dalam hubungan tersebut merekalah yang harus dijaga dihormati, disanjung, disayang, memang hal itu tidak salah, namun jangan sampai hal itu menjadikan dia untuk meremehkan kita sebagai pasangannya. Karena kita terlalu memberikan perhatian lebih dan kasih sayang yang seharusnya itu bisa diterima sebagai suatu yang positif, malah diartikan bahwa kita seolah-olah selalu mengalah dan melayani mereka. Maksud kita, menyanjung, menjaga, dan memanjakan dia adalah semata-mata karena cinta kita dan bukti bahwa dalam menjalani hubungan, kita adalah sosok yang serius dan juga patut untuk mereka hormati.

Terkadang, mereka malah seenaknya memperlakukan diri kita. Lantas, jika sudah begini apalagi yang harus kita pertahankan? Sadarlah bahwa yang paling sabar pun akan pergi ketika kesabarannya tidak perah dihargai.

Sudah selayaknya jika kita selalu menunjukkan perhatian, rasa cinta, dan rasa sayang kita kepada pasangan kita, karena itu adalah bukti keseriusan kita dalam menjalin hubungan ini. Kita pada hakikatnya, tak berharap balasan apapun selain mereka juga bisa mencintai dan menghargai serta menghormati kita. Bukannya gila hormat, tetapi memang sudah selayaknya jika kita harus saling menghargai dengan pasangan kita. Sadarlah bahwa hubungan ini adalah tentang kita berdua, yang pastinya kita selalu membutuhkan dukungan dan semangat satu sama lain.

Advertisement

Lantas, bagaimana jika pasangan kita selalu keras kepala dan tak pernah menghargai kita? Kembali lagi, kita berpikir sebenarnya kita ini pasangan mereka atau pembantu mereka. Kita tulus mencintainya, namun mengapa mereka seolah meremehkan dan merendahkan kita. Dari sini, kita harus membuat langkah dan keputusan bahwa pergi dan mengakhiri adalah jalan terbaik untuk hubungan ini. Untuk apa meneruskan hubungan kalau tak saling cinta, untuk apa melanjutkan ini semua kalau tak bisa menghormati dan menghargai kita.

Sesabar apapun orangnya, jika sudah dalam waktu lama pasangan kita tak menghargai kita, maka kita juga lama-kelamaan akan merasa tidak nyaman dan sakit hati tentunya. Setelah perjuangan dan berbagai upaya yang kita lewatkan, nyatanya mereka tak sedikitpun menghargai kita. Ingatlah, bahwa kita itu sesama manusia yang seharusnya saling mengasihi dan menghormati, bukannya malah merendahkan.

Memang kesabaran katanya tak terbatas, namun jika harga diri kita sudah dilecehkan, janganlah kita hanya diam. Memutuskan hubungan adalah jalan terbaik untuk semuanya. Di luar sana, ada sosok yang lebih pantas untuk kita cintai karena mereka merasa bahwa mereka juga menghormati dan menghargai kita. Dan dia pun juga merasa bahwa dia membutuhkan kita.

Dari sinilah bahwa jangan selamanya kita berlarut dibutakan cinta yang salah. Ingatlah, bahwa cinta tak sekadar saling memiliki dan menyayangi, tapi cinta adalah tentang menghargai dan menghormati.