1. Seseorang yang dalam kesibukannya tetap meluangkan waktunya untuk menanyakan kabarmu

Rutinitas yang menyita banyak waktumu bukan merupakan alasan kamu lupa akan orang-orang di sekelilingmu, terutama orang terdekat yang selalu singgah di benakmu. Orang yang dengan tulus mencintaimu pasti dapat membagi waktunya untuk pekerjaan, waktu dengan keluarga, waktu dengan teman-temannya bahkan waktu untuk orang spesial di hatinya. Ketika kamu mampu melakukannya, maka kamu sudah sukses memanajemen waktumu. Jangan sia-siakan waktu 24 jam yang kamu miliki.

2. Seseorang yang dengan sabar mendengarkan cerita bahagia dan cerita keluh kesahmu

Kamu yang setelah menghabiskan waktu di luar rumah, mengalami berbagai situasi dan kondisi. Ketika Kamu pulang dari tempat kerjamu, dengan hati yang gundah dia selalu ada untuk mendengarkan ceritamu. Ketahuilah hatimu yang sudah lelah dengan aktifitasmu seharian pasti akan mencari tempat sandaran.

Kamu hanya butuh orang yang dengan sabar mendengarkan cerita keseharianmu di luar sana. Mendengarkan cerita bahagiamu hari ini, dengan nada berceritamu yang berapi-api tanpa kamu harus jaga image untuk tertawa terbahak-bahak. Seseorang yang juga mampu mendengarkan keluh kesahmu dimana hari ini kamu banyak menguras energimu untuk menahan amarah terhadap orang-orang yang mungkin membuatmu kesal.

Advertisement

3. Seseorang yang memberimu dukungan disaat hatimu bimbang untuk melangkah

Membicarakan rencana masa depan pastilah hal yang menyenangkan, dimana Kamu sedang membayangkan dirimu untuk beberapa langkah lebih maju dari kondisimu saat ini. Kamu membayangkan ketika Kamu diterima di tempat kerja idamanmu. Kamu membayangkan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, kamu membayangkan bagaimana nantinya masa depanmu dengan orang yang saat ini sedang duduk disampingmu. Membayangkan hal-hal yang indah pastilah semakin memberi semangat dalam menjalani hari-hari berikutnya.

Dalam meniti mimpi-mimpimu sesungguhnya kamu hanya butuh seseorang yang mampu memberikan dukungan disaat hatimu bimbang untuk melangkahkan kaki, seseorang yang mampu menjelaskan alasan mengapa kamu harus melangkah dan mengapa kamu harus memikirkan ulang untuk melangkah. Ya… sesederhana itu.

4. Seseorang yang berjalan di sampingmu, bukan di belakang atau di depan mu

Kamu hanya butuh orang yang mampu berjalan berdampingan. Yang mampu berkembang beriringaan, dan ketika berhasil kalian mampu mendukung satu sama lain. Karena bahagia itu sederhana, sesederhana ketika kamu dan dia mampu membagikan tindakan-tindakan kecil yang kelihatannya simpel tapi sangat bermakna.

Pandanglah dua insan yang sudah semakin menua, mereka hanya butuh teman untuk melangkah berdampingan dan bercerita hangat sambil menikmati indahnya matahari yang akan terbenam.