"Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim"

 


Manusia itu cerdas



Manusia itu berperasaan



Manusia itu penuh cinta


Advertisement

Manusia memang ciptaan yang mulia. Tuhan selalu mempertemukan manusia satu dengan yang lain melalui cara yang penuh kejutan. Jodoh. Setiap manusia pasti memiliki jodoh. Walaupun sekarang mungkin belum kamu temukan. Tapi percayalah, Tuhan sudah menyimpan belahan jiwamu kelak di tempat yang paling aman. Kabar baiknya, kamu pasti akan bertemu dengan jodohmu. Kabar buruknya, kamu nggak tahu kapan akan bertemu dengan jodohmu. Bisa lama, cepat, atau sangat lama! Namun ingatlah bahwa kamu PASTI bertemu denganya. Pasti.

Banyak sekali orang-orang diluar sana yang selalu berucap


"Aduhhh… Udah umur segini kok jodoh belum kelihatan batang hidungnya ya?"



"Apa aku kurang cantik? kurang ganteng? Apa standartku ketinggian ya?"


Pertanyaan-pertanyaan itu yang bisa menjawab hanyalah diri kamu sendiri. Seringkali, seseorang merasa dirinya-lah yang paling sempurna. Paling pantas menjadi pujaan lawan jenis. Mereka tak sadar bahwa dari situlah jodoh akan sulit ditemukan. Mereka tak paham bagaimana kekuatan dari memantaskan diri bagi orang lain.


Pantaskah dia?


Pantas atau tidaknya orang yang kita harapkan tergantung dari kita sendiri. Apakah kita juga pantas untuknya? Standart itu penting. Tanpi standart tanpa kesadaran diri adalah kesia-siaan. Mencari yang mapan, soleh, cantik, ganteng, dan bertanggung jawab, why not? Siapa yang tidak mau memiliki orang seperti itu?

Namun ingatlah, bukan masalah pantaskah dia untukku.

Tapi pantaskah aku untuknya?

Sebelum menargetkan standar-standarmu kepada seseorang, lihatlah kedalam diri terlebih dahulu. Apakah sudah pantas? Atau malah sebaliknya. Seseorang yang kamu inginkan tidak perlu dicari. Mereka akan mencarimu. Mereka akan melakukan apa saja demi kamu. Karena Tuhan mengerti mana yang terbaik dan mana yang perlu diproses terlebih dahulu. Asalkan satu,

Pantaskan dirimu dan berhentilah bertanya PANTASKAH DIA UNTUKKU?