Sebagai makhluk yang dibekali perasaan tentu kita pernah dong suka sama lawan jenis. Entah itu sama sahabat kecil, teman bermain, kakak kelas, teman sekolah, teman kerja, relasi bisnis, atau malah sama tetangga sendiri. Kalau kamu lagi ada hubungan sama salah satu di antara mereka, kayaknya kamu kudu cek, sejauh mana sih tingkat keseriusan doi? Siapa tau dia salah satu yang serius sama kamu. Kayak apa sih pasangan yang serius itu?

Dia tidak akan menyuruhmu menunggu

Laki-laki yang serius, justru ingin terburu-buru, karena ia sudah tak sabar ingin bersanding denganmu. Demikian juga wanita yang serius tidak akan beralasan yang macam-macam karena inginnya lekas hidup bersama dengan orang yang ia cinta. Kalau sudah cukup umur, tunggu apa lagi? Toh kalian masih bisa kuliah setelah menikah nanti.

"Bukannya yang penting itu komitmen, yang penting aku dan dia saling percaya?"

Seserius apapun hubungan kalian, kalau belum ada kejelasan kapan mau melamar sepertinya harus dipertimbangkan. Jadi masih mau menunggu? Kalian bisa jamin nggak selama masa "menunggu" itu takdir masih menyatukan kalian? Kayaknya bukan cuman satu dua deh kasus yang menyedihkan, bertahun-tahun menjalin hubungan namun kandas karena salah satu pasangan tiba-tiba kepincut dan menikah sama orang lain. Kalo kayak gitu yang repot bukan cuman yang ditinggal, tapi orang tua, teman-teman dan handai taulan kudu berpartisipasi menenangkan jiwa yang terguncang. Apalagi sama pasangan yang ga direstui dari segala penjuru terus tiba-tiba ninggalin kamu, emang enggak malu? Lebih repot lagi kalau sampe bunuh diri segala. Haduh..

Advertisement

Temanku pernah bercerita, dia ditinggal nikah sm pacarnya, padahal mereka sudah 10 tahun pacaran. Nah lho… Dia bercerita sambil tertawa, para pendengar pun tak kalah sama terpingkalnya. Padahal dulu waktu mengalaminya, siapa yang sangka dia hampir sakit jiwa? Kalian nggak mau kan sakit jiwa? Percayalah, mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

"Tapi kan aku ingin mapan dari segi finansial setelah menikah nanti?"

Sekarang tabungan kamu ada berapa? Kira-kira kapan kumpulnya? Tau nggak kenapa ga kumpul2? Ya karena kamu masih sendiri. Kalau buat sendiri cukupnya ya cuma buat makan, jajan, dan jalan-jalan sendiri. Tapi kalau kamu punya anak istri, uang kamu juga bakal cukup buat makan, jajan, dan jalan-jalan bareng keluarga. Nggak usah coba dibayangin dan dikalkulasiin, karena rejeki ada sendiri, sudah dijamin. Selagi kamu mau usaha, pasti ada jalan. Apalagi kalau kamu rajin berdoa dan bertakwa, rejeki bakal datang dari arah yang tak terduga. Eaaa….

Sebagai makhluk yang dibekali nafsu, kita juga pasti pengen ada yang perhatian, tempat kita melabuhkan kasih sayang. Kalau belum juga menikah, mau dikemanakan angan-angan yang membuncah? Daripada terjadi yang tidak diinginkan, lebih baik menjaga. Justru dengan menikah ini kita akan terjaga, tidak perlu risau dan tidak perlu galau.

"Kalau aku belum punya pasangan?"

Nah, kamu bisa minta dicarikan sama orang tua atau teman. Atau menunggu takdir mempertemukan kalian. Perbaiki diri saja, yakinlah bahwa yang baik itu berjodoh pula dengan yang baik.

Jadi sudah sampai mana persiapan kalian?

Sudah berani siapin KTP KK dan berkas lainnya untuk diserahkan ke KUA?