Latar Belakang

Terciptanya suatu peradaban itu mulai dari hal-hal kecil yang dilakukan terus menerus oleh seseorang yang benar-benar memikirkan adanya suatu perubahan dalam hidup. Hal tersebut mulai muncul melalui pergulatan dalam masyarakat hingga kebudayaan masyarakat. Siapa yang akan memulai suatu perubahan tersebut? Apakah anak kecil, orang tua atau pemuda? Tentulah pemuda! Seorang pemuda yang gigih dan masih kuat yang akan merubah suatu kebudayaan masyarakat, yang secara terus menerus serta teratur bergerak untuk menyerap dan mewarnai pola pikir, pola tindak, atau pola sikap melalui kelompok-kelompok masyarakat.

Dalam kehidupan yang sekarang ini, hidup di masa modernisasi oleh teknologi dan dampak globalisasi yang menjalar ke seluruh dunia mengakibatkan sejumlah orang/banyak orang terkena dampak buruk oleh suatu perubahan, yang sebenarnya tidak ada tuntunannya/tidak ada contohnya, sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi suatu kaum yang memiliki sifat hedonis suatu kehendak apapun haruslah terpenuhi dan seberat apapun itu rintangan, entah halal/haram harus tercapai untuk memenuhi kepuasan semata. Maka perlu sebuah gerakan menebar dakwah dengan tujuan membentuk peradaban pemuda-pemudi muslim dengan syariat Islam ini menjadi hal penting, karena akidah yang harus diajarkan kepada para pemuda itu sesuai dengan ajaran Agama Islam.

Identifikasi Topik Pembahasan

Dengan latar belakang modernisasi oleh teknologi dan dampak globalisasi, mau melangkah kemana para pemuda untuk mencari kebenaran menurut Islam?

Pemuda muslim cinta teknologi untuk berdakwah, kecanggihan teknologi untuk menebar dakwah dengan tujuan membentuk peradaban pemuda-pemudi muslim dengan syariat Islam.

Pembahasan

Masyarakat yang hidup dengan kecanggihan teknologi dalam perubahan masa dahulu ke masa modern sampai sekarang ini, banyak menuai suatu hal perubahan besar yang telah terjadi. Salah satunya adalah bermunculan berbagai macam gadget dan kecanggihan internet di dalam gadget tersebut. Di dalam gadget tersebut memiliki kecanggihan yang banyak sekali di antaranya ada alarm, kamera, telepon, surat menyurat/sms, permainan, internet. Pada era globalisasi ini banyak masyarakat yang menggunakan gadget untuk sekadar bergaya saja. Pemakainya di antaranya ialah pria dan wanita dari anak-anak, remaja/pemuda, hingga dewasa sudah menggunakan gadget.

Advertisement

Dalam gadget tersebut ada banyak aplikasi, salah satunya media sosial, yaitu yang mengantarkan tali silaturahim antara orang satu dengan yang lainnya. Semua orang di dunia dari Eropa Barat hingga Arab Timur ini dapat berinteraksi di dalamnya. Entah itu urusan agama, politik, ekonomi dan sebagainya.

Namun pendek akal oleh masyarakat adalah membeli gadget tersebut dengan harga yang tinggi dan mementingkan tren saja, sehingga uang mereka terbuang dengan sia-sia dengan hanya mengejar satu hal saja yakni gengsi. Kemudian banyak masyarakat, di antaranya termasuk kaum muslim menyalahgunakan fungsi akan gadget tersebut. Mereka hanya membuka gadget untuk melihat-lihat status, membuat status pribadi, mengikuti status para artis di media sosial saja sampai berjam-jam sehingga melupakan akan waktunya sendiri, maka sia-sia lah perbuatan mereka.

Sesungguhnya masyarakat yang sekarang ini memiliki karakter yang hedonis, suatu kehendak apapun haruslah terpenuhi dan seberat apapun itu rintangan, entah halal/haram harus tercapai untuk memenuhi kepuasan semata.

Analisis

Sesungguhnya hal seperti itu rugi waktu, rugi pikiran, rugi uang, sebagaimana sabda Allah SWT dalam Al-Qur’an yang berisi tentang demi waktu demi masa: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al Ashr 1-3). Sehingga para pemuda jaman sekarang dituntut untuk melakukan suatu gerakan, agar muslimin tidak salah arah jalan dan tujuan dengan gerakan pemuda muslim cinta teknologi untuk berdakwah. Kecanggihan teknologi untuk menebar dakwah dengan tujuan membentuk peradaban pemuda-pemudi muslim dengan syariat Islam.

Dengan semua hal di atas, gerakan pemuda yang afdhol untuk membentuk suatu gerakan peradaban adalah memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk berdakwah. Gadget untuk mempererat sanak saudara agar dapat bersilaturahim karena jarak yang jauh, lalu media internet untuk difungsikan sebagai dakwah Islam, contohnya menuntut ilmu, membagikan pengalaman, dan menjalin hubungan silaturahim yang baik antar sesama umat.

Daripada melihat-lihat status, membuat status pribadi, mengikuti para artis di media sosial, lebih baik jika sosial media dijadikan sebagai ajang dakwah menuntut ilmu yang bermanfaat. Dengan hal ini, sudah terlihat pemuda jaman sekarang tidak seperti masyarakat madani jaman dahulu yang dididik oleh Rasulullah SAW yang berwibawa dan selalu hati-hati dalam bertindak, juga baik akhlakNya.

Kesimpulan

Semua hal tersebut, mulai dari dakwah di sosial media ataupun dakwah secara langsung dengan media teknologi yang ada, perlu dilakukan untuk menyadarkan siapa saja terutama para pemuda muslim. Pemuda yang telah lupa arah tujuan atau telah melupakan fungsi atas dasar agama semua hal itu dilakukan. Bukan sak karepe dewe semua hal dilakukan, agar melakukan suatu hal membuahkan pahala dunia akhirat, itu.

Maka kita sebagai umat muslim harus mengingatkan kepada rekan sesama muslim untuk kembali ke jalan yang benar dan menjadi masyarakat madani, yaitu masyarakat yang beradab dan berjalan sesuai ajaran Agama Islam dengan kecanggihan teknologi di jaman sekarang. Juga tidak melupakan berharganya waktu, karena waktu itu sangat berharga dan tidak dapat kembali lagi. Agar semua hal yang dilakukan oleh kita dapat bermanfaat dan mendapatkan pahala.

Semua ini perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah hilang arah tujuan dan memiliki sifat hedonis, maka kita sebagai pemuda diwajibkan untuk dapat mengubah sikap pribadi diri sendiri terlebih dahulu. Kemudian berdakwah ke teman dekat melalui kecanggihan teknologi, yaitu dakwah secara diam-diam hingga dakwah secara terang-terangan untuk menjadi muslim penggerak peradaban di jaman modern ini.

Harapan ada pada pemuda yang dapat melakukan suatu perubahan dengan prinsip pemuda muslim cinta teknologi untuk berdakwah, maka mari kita sebagai pemuda menjadikan misi penggerak peradaban melalui kecanggihan teknologi dapat terealisasikan dengan baik. Insya Allah dapat berjalan sukses dan lancar seperti contoh kaum madani pada jaman Rasulullah SAW. Akhir kata, berdo’a dan pasrahkan kepada Allah SWT semoga semua indah pada waktunya. Aamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Sekian & Terima Kasih.