Seberapa kuat kah kita hidup di tanah rantau jauh dari orang tua dan keluarga itu yang sangat mengguras batin yang selalu rindu dalam kehidupan ini.

"Anak mu yang kini telah menginjak dewasa di tanah rantau tidak lah mudah ibu dan ayah yang biasanya di rumah tidak pernah makan mie instan kini anak mu sudah mulai makan mie instan di saat tanggal tua datang.ku inggin engkau tahu bu aku di sini masih kuliah dan kerja yang harus bisa membagi waktu buat kerja.

ayah ibu ku sangat merindukanMU kebersamaan di waktu susah tetap bersama:

Perjalanan Hidup Ini

1.SD

Advertisement

perjalanan hidup ku tidak lah semudah apa yang ku bayang sekarang penuh dengan di HINA,CACI,MAKI dll sama orang karna kebodohan ku yg ku alami di waktu SD banyak yang bilang SD mana mungkin saya bisa lulus apa lagi untuk kuliah seperti sekrang ini.dalam hidup selalu banyak cobaan dan rintangan.dengan berjalanan nya waktu ku hinga lulus SD dan ku berlahan untuk bangkin dan bisa membahagiakan orang tua ku coba untuk sekolah ke jenjang berikut nya.

2.SLTP (9-13 km kami tempuh)

Tiga tahun sekolah di smp yang selama tiga tahun itu ku kayuhkan kreta (sepeda) untuk melanjutkan perjalanan menuntut ilmu di bangku smp sepanjang hari.Seiring waktu terus berjalan dan berbagai rintangan mulai dari jalanan berlumpur,hujan,panas,banjir nya sungai langsat, hingga kabut( debu jalanan) tetap kami jalani bersama teman-teman smp dulu walau kami datang terlambat kami tetap sekolah.seiring berjalan nya waktu kami lulus bersama sama.lalu ku untuk melanjudkan ke SLTA.

3. SLTA (smu)

dalam perjalanan ini ku mulai tidak bersama-sama temen lagi karna temen-temen ada yang melanjudkan ke tempat sekolah yang berbeda tapi tidak sedikit yang berhenti untuk tidak sekolah dan memilih kerja.sedang kan saya terus untuk belajar ke SMA dan di sana ku baru mempunyai teman2 baru dan terus berjalan aktifitas dari sekolah kerja bantu orang tua di kebut karet dan terus berjalan selama 3 tahun ku kehidupan sehari2 ku.banyak yang tidak tau kalau ku menjadi anggota paskibra kabupaten kenapa bisa sedangkan diriku dulu itu goblok dan bodoh banyak yang memaki2 karna kebodohan ku.

Akhir sma ku pergi meninggalkan desa dengan penuh kenangan dari kecil sampai SLTA bukan waktu yang mudah untuk meninggalkanya kampung halaman dan orang tua yang di sana di sini lah berasa berat untuk meninggalkan kedua orang tua dan keluarga.setelah beberapa jam ku mempersiapkan diri walau hanya membawa pakaian 3 pasang dan itu sudah cukup untuk ku melalui perjalanan ke jawa bersama bukde dan pak de

4. jogjakarta (tahun pertama)

kerja di sebuat perusahaan ketika itu di bidang cetak ID card di ini ku di gaji awal nya tahun pertama 2009 gaji yang sebenarnya tidak cukup buat makan tapi di cukup2in aja.pahit manis nya telah ku lalui.setelah satu tahun berjalan ku coba untuk masuk kuliah

5. Menjadi Mahasiswa (STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA)

Masuk bangku kuliah dan kini ku merasakan kuliah itu bagaimana rasanya.yang dulu banyakorang tidak akan bisa ku sekolah tapi sekarang ku sudah masuk kuliah dan sudah mengginjak semester akhir.sedangkan orang yang mengejek dan membodohi ku anak nya dulu sd juara tapi kini mereka banyak yang tidak kuliah.kadang hidup ini penuh dengan rahasia.

6. Kerja di perusahaan di jogja.(di bidang percetakan pindah ke teknologi informatika)

sampai saat ini kerja di ESOFDEREAM.

Jadi kesimpulan nya seberapapun orang menggejek dan menghina kita berati mereka masih perhatian sama kita itu tandanya kita harus semangat buat usaha dan terus berusaha.semua sudah ada jalan nya masing2 di dunia ini kita hanya bisa belajar berdoa dan berusaha semua hasil hanya kita serahkan ke pada ALLAH SWT yang maha menggetahui apayang tidak di ketahui oleh manusia di muka bumi ini.

biar lah yang menghina kita itu motifasi yang harus kita lakukan adalah berusaha sebaik mungkin untuk membuktikan kalau kita bisa sukses di depan mereka suatu saat nanti.jangan sombong

4 AGUSTUS 2009- 22 SEPTEMBER 2015 SAMPAI SEKARANG