Di era globalisasi, dimana semakin berbaur nya pola hidup dunia barat dengan budaya indonesia termasuk dari sisi pola makan. Saat ini orang lebih memilih makanan berdasarkan trend kekinian yg berasal dari barat, dimana makanan seringkali terlalu tinggi kalori, gula, garam,lemak dan pengawet tapi sedikit sekali nutrisi, serat.. Orang lebih memilih minuman kemasan manis dari air putih. Ditambah lagi aktifitas fisik yg kurang. Pola hidup yang seperti ini menyebabkan banyak orang akhirnya perlahan tapi pasti menderita kelebihan berat badan yang mengarah ke obesitas.

WHO (badan kesehatan dunia) telah menetapkan bahwa obesitas adalah penyakit. Wabah obesitas ini lebih berbahaya dari teroris. Teroris bisa mnyebabkan korban nyawa satuan atau puluhan nyawa dan jelas kelompok yang dilawan.

Namun obesitas bisa mengakibatkan ratusan bahkan ribuan nyawa hilang, tanpa jelas wujud pembunuhnya..

Saat ini penyakit degeneratif (penurunan fungsi organ) sudah diidap oleh banyak kalangan muda. Di Usia produktif banyak yg sudah menderita stroke, gagal jantung, diabetes. Penyakit-penyakit ini bukan lagi di dominasi oleh kalangan lanjut usia namun ada yang baru berusia 20 thn sudah kena diabetes, usia 30 thn kena stroke atau serangan jantung. Hal ini sungguh memprihatinkan.

Merawat tubuh adalah investasi masa depan, inilah cara nya kita lebih menikmati hidup.

Advertisement

Bayangkan di usia muda kerja keras mencari uang utk masa tua, tapi di usia tua kita harus menyerahkan hasil keringat kita ke rumah sakit tanpa bisa menawar dan tubuh pun sudah tidak bisa kembali spt semula.

Jadi kan kebiasan hidup sehat dilakukan dari usia muda, rawat dan cintai tubuh kita dengan memberinya asupan nutrisi yang dibutuhkan nya agar bisa bekerja optimal.

Berolah raga lah utk badan yang lebih bugar. Berpikir positif dan selalu bersyukur akan bantu menjaga kesehatan sel badan kita.

Salam Sehat