Berapa lama jatah cuti tahunan yang kamu dapat dari kantor? Kalau kurang dari 12 hari, artinya perusahaan tempat kamu bekerja sudah melanggar undang-undang.

Menurut UU No.13 tahun 2003 Pasal 79 ayat (2), seorang pekerja berhak atas cuti tahunan sekurang kurangnya 12 hari kerja. Di beberapa perusahaan, cuti bahkan bisa sampai lebih dari 12 hari setahun, atau bertambah satu hari cuti setiap sekian tahun masa kerja.

Kita yang kerja di Indonesia harus bersyukur, karena meski 12 hari setahun kesannya sedikit, dibandingkan negara-negara lain di Asia itu sudah tergolong banyak. Bandingkan dengan Singapura dan Malaysia yang cuma dapat 7 hari cuti, Vietnam dan Jepang yang hanya 10 hari, atau bahkan Cina dan Thailand yang jatah cuti setahunnya cuma 5 hari (meski memang sih di Cina ada banyak libur panjang).

Tapi memang, jika dibandingkan dengan Eropa, negara-negara Asia cenderung pelit cuti. Di Eropa, jatah cuti wajib rata-rata 20-an hari dalam setahun. Di Prancis bahkan sampai 25 hari, dan Finlandia 38 hari. Begitu juga dengan negara-negara di Timur Tengah dan Afrika yang mayoritas memberi jatah cuti tahunan sebanyak 30 hari.

Yang agak berbeda mungkin Amerika Serikat. Dalam undang-undang negaranya, nggak ada aturan soal jumlah cuti tahunan yang wajib diberi perusahaan. Biasanya, kantor-kantor ngasih kebebasn buat karyawannya untuk mengambil cuti berapa lama pun, asal disetujui atasan. Dan rata-rata hanya ada 10 hari cuti yang masih dibayar. Sisanya adalah berupa unpaid leave alias cuti potong gaji.

Advertisement

Bagaimana dengan kamu? Berapa jatah cutimu dari kantor?