Mungkin kita sudah terbiasa dengan pertanyaan diatas ketika akan menaiki kereta api, kata gerbong sudah tertanam begitu mendalam pada masyarakat, bahwa gerbong merupakan rangkaian dari angkutan penumpang yang ditarik lokomotif dan berjalan diatas jalan rel.

Namun hal tersebut merupakan suatu keterbelengguan dalam mengistilahkan sarana perkeretaapian. Perlu diketahui bahwa sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian pada penjelasan Pasal 96 berikut ini.

Huruf b
Yang dimaksud dengan “kereta” adalah sarana perkeretaapian yang ditarik lokomotif atau
mempunyai penggerak sendiri yang digunakan untuk mengangkut orang, antara lain
kereta rel listrik (KRL), kereta rel diesel (KRD), kereta makan, kereta bagasi, dan kereta
pembangkit.
Huruf c
Yang dimaksud dengan “gerbong” adalah saranaperkeretaapian yang ditarik lokomotif
digunakan untuk mengangkut barang, antara lain gerbong datar, gerbong tertutup,
gerbong terbuka, dan gerbong tangki.

Diketahui bahwa Gerbong adalah sarana perkeretaapian yang ditarik Lokomotif yang digunakan untuk mengangkut BARANG. Sedangkan, Kereta adalah sarana perkeretaapian yang ditarik lokomotif atau Mempunyai penggerak sendiri yang digukanan untuk mengankut ORANG

Dalam Buku LOKOMOTIF & KERETA REL DIESEL di INDONESIA karya Ir. HARTONO AS,MM menyatakan bahwa

Advertisement

istilah "kereta" untuk menyebut kendaraan rel yang berfungsi untuk mengangkut penumpang lengkap dengan fasilitasnya dan "gerbong" untuk menyebut kendaraan rel yang berfungsi untuk mengangkut barang sehingga lebih mudah untuk menyebut "kereta penumpang" dan "gerbong barang"

Dari berbagai sumber diatas pada intinya adalah yang namanya KERETA itu isinya orangdan GERBONG isinya barang dalam hal ini binatang juga termasuk 🙂