Jodoh terbaik adalah jodoh pilihan Allah SWT.

Manusia diberinya kuasa untuk memilih jalannya sendiri. Jalan ketaqwaan atau kemungkaran? Semuanya terbentang luas di hadapan kita. Termasuk tentang jodoh. Jodoh pilihan Allah SWT, diri sendiri, atau justru orang lain? Lalu pilihan siapa yang paling benar? Jawabannya jelas yaitu pilihan Allah SWT.

Tidak semua orang beruntung mendapatkan pasngan yang terbaik dariNya. Tidak jarang kita temukan banyak orang yang menikah, tapi kemudian bercerai. Itu semua karena satu alasan. Mereka memilih tanpa disertai Allah SWT. Masih ingat kan tentang kitab nyata yang tersembunyi?

Dan kunci-kunci semua yang gaib ada padaNya; tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis daam kitab yang nyata (Lau Ma f ) (QS. Al-Anam: 59).

Apa itu Lau Ma f ? Kitab yang menyimpan seluruh rahasia tentang hidup dan kehidupan. Di sana, qodar dan qodlo’ manusia tersimpan. Termasuk tentang siapa jodoh kita. Nama kita bersanding dengan siapa, yang menjadi qodar untuk kita.

Advertisement

Tapi, ingat!!! Qodar selalu beriringan dengan qodlo’. Pertanyaan yang memuat tentang apa dan bagaimana. Itulah yang dinamakan dengan qodlo’. Hanya orang-orang beruntung yang mendapatkan qodar-nya. Berpasangan dengan orang yang tersanding dalam lau ma f -Nya. Seperti yang terukir dalam firmanNya:

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui (Yasin:36).

So, letakkan pilihan jodohmu pada Allah SWT. Bukan pada pilihan diri sendiri atau orang lain? Ini semua karena pilihan diri sendiri atau orang lain hanya berbelenggu pada azas manusia. Penilaian keindahan akhlaknya hanya berhukum pada sudut pandang manusia. Bukan dari ukuran Allah, Sang Maha Pasti Kebenarannya. Terjamin kemuliaan dan keunggulannya di sisiNya untuk kita bersamai. Maka, mulailah semuanya dari diriNya! Ayo, tentukan pilihanmu pada pilihanNya untukmu! Bergegaslah menemui Tuhanmu dengan hati yang menggebu-gebu dalam bidungan do’a di hadapanNya!