"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, mohon hubungi beberapa saat lagi" , begitulah kata operator telfon pagi ini dan berulang kali ku ulangi menghubunginya namun masih dengan jawaban yang sama, Itu hal biasa dan sudah terlalu sering terjadi denganku jadi ya sudahlah.

Hari berlalu begitu cepat namun berkali-kali kucoba menghubungimu dan masih dengan jawaban yang sama yang kudapatkan dari operator telfon, mungkin ada masalah dengan handphonemu. hmmmm yasudahlah.

Tidak dipungkiri memang betapa kesalnya seorang wanita ketika menghubungi kekasihnya namun jawaban tersebut yang didapatkan tapi apa daya ketika keesokan harinya tiba-tiba dia datang dengan senyum tak bersalahnya setelah seharian tak ada kabar.

Wanita itu mudah sekali memaafkan orang yang dicintainya meskipun berulang kali dia melakukan kesalahan yang kadang tak jarang seakan perlakuannya seperti tak memperdulikannya.

Hari ini kita terlihat seperti pasangan kekasih biasanya, penuh kemesraan, canda juga tawa dan itu semua membuatku lupa akan semua yang sifat dan perkataanmu yang terkadang atau bahkan tak jarang membuat sedikit goresan di hati, tapi mengapa di tengah kebahagiaan itu kembali lagi kau ucapkan hal yang cukup membuat hati ini terluka.

Advertisement

Terkadang aku lelah dengan semua goresan luka yang terlalu sering kau buat di hatiku, andai aku dapat berkata "Hei sayaang, ini hati bukan kanvas yang bisa kau corat coret dengan coretan tak jelas sesukamu" . Tapi apalah dayaku, senyumanmu meredamkan amarahku.

Sepertinya sudah terlalu banyak goresan ini kau buat sampai rasanya aku ingin istirahat sejenak dari semua ini, tapi aku tak pernah bisa meninggalkanmu, aku tak bisa jauh darimu tak seperti kau yang dengan mudahnya melakukan itu semua padaku.

Sayang, coba lihat aku ! Aku masih di sini ! Masih berdiri di sini untukmu, untuk bisa tetap bersamamu. Sejuta luka yang kau beri telah aku jadikan sebagai semangat untuk tetap bertahan dalam pelukmu, Tak bisakah kau sedikit saja menyadarinya?? Bahkan perihnya luka yang kau berikan pun tak juga membuatku menyerah untuk tetap bersamamu.

Cobalah menyadarinya, sebelum semuanya terlambat.