Inilah aku dengan segala kekuranganku, aku adalalah wanita yang tak pernah dekat dan tak pernah memiliki hubungan khusus dengan seorang lelaki sebelumnya, karena kedinianku aku masih belum siap merasakan manis dan paitnya dalam percintaan.

Kini aku masuk di bangku kuliah, pada saat itulah aku di pertemukan denganmu, seorang laki-laki yang tak kalah tampan di kampus itu, wajar ketika di bangku SMA dulu, dia banyak penggemarnya dan mungkin juga dia sudah memiliki beberapa mantan yang cantik.

Hubungan kita sangat dekat hingga pada akhirnya selang beberapa bulan setelah itu, kau ucapkan kata cinta padaku.

Aku sangat ingat pada waktu itu, aku tak memberikan jawaban terhadapmu, tapi aku jalani semuanya dengan apa adanya.

Aku hanyalah wanita sederhana yang hanya memiliki hati yang tulus untuk mencintaimu, tapi entahlah aku tak tau bagaimana perasaanmu sebenarnya terhadapku. Bulan demi bulan hingga akhirnya kedekatan kami hamper menginjak 2 tahun. Saat itulah kami mulai saling mengenal sifat satu sama lain. Dan pada saat itu aku terkadang mulai lelah dengan sikap egomu yang keterlaluan.

Layaknya seorang pria pada umumnya, yang memiliki sejuta kata rayuan dan gombalan untuk mendapatkan simpati dan mencuri hati orang yang dicintainya, begitupun dengan kamu terhadapku.

Advertisement

Selalu kau katakan padaku kata-kata manis yang membuka harapan besar untuk ku, sampai-sampai kadang aku terlalu mempercayaimu. Selalu pula kau katakan padaku tentang masa depan yang akan kita jalani bersama.

Tapi setelah aku sadari, menurutku semua itu hanya omong kosong, apa yang kamu katakan padaku tak sama persis dengan apa yang kamu lakukan. Hari demi hari bukan cinta dan sayang yang aku rasakan tapi sakitlah yang selalu aku rasakan, bukan rasa nyaman yang aku rasakan melainkan rasa resah dan khawatir.

Entahlah aku tak tau dengan semua ini, aku hanya bisa berdo’a pada tuhanku, agar aku diberikan seorang pendamping hidup yang terbaik untukku. ingatlah Jodoh pasti bertemu.