Apa kabarmu disana?

Apakah kau baik-baik saja?

Masihkah ada padamu sedikit bayang diriku?

Masihkah ada padamu sedikit cinta untukku?

Pernahkah terbesit sedikit tentang diriku di benakmu?

Advertisement

Apakah kau sudah jatuh cinta lagi?

Apakah kau sudah menemukan pengganti diriku?

Secepat itukah?

Semudah itukah?

Apakah dia baik?

Apakah dia sungguh membuatmu tergila-gila?

Dimana kalian bertemu?

Sudah berapa banyak dinner romantis yang kalian lewatkan bersama?

Sudah berapa banyak bioskop yang kalian kunjungi?

Apakah kau bahagia?

Sejuta tanya muncul dibenakku saat kerinduan menusuk rasa di dalam jiwa

Penasaran

Ya, Ingin sekali rasanya aku menanyakannya padamu.

Tapi,

untuk apa?

Jawaban dari rasa tanyaku tak akan pernah mengubah keadaan.

Untukmu yang pernah sempat kumiliki

Untukmu yang sempat menjadi raja dikerajaan cintaku

Untukmu yang sempat menjadi bagian terpenting dihidupku

Untukmu yang kini menjadi mantan calon pendamping masa depanku

Untukmu yang namanya selalu kusebut didalam doa

Untukmu yang sangat kurindukan

Untukmu yang pernah kucintai dan sepertinya mungkin masih kucintai

Aku hanya bisa mengharapakan yang terbaik bagimu

Biarkanlah sejuta tanya ini hanyalah menjadi kata tanya belaka yang tak kan pernah terjawab.

Karena tidak semua pertanyaan membutuhkan sebuah jawaban.