Aku tak apa bila kau lebih memilih pergi untuk terakhirkali sebelum kau pergi mari kita mengenang kebersamaan kita selama ini Karena esok bisa dipastikan aku akan mengenangnya sendiri tanpa ada kau disampingku lagi.

Aku tak apa bila kau lebih memilih pergi namun hari ini sebelum kita benar-benar berakhir mari kita habiskan waktu berdua saja hingga hari menjelang pagi aku memiliki pesan terakhir sebelum kita berakhir

Kemarilah duduklah bersisian denganku bersandarlah dibahuku atau tidurlah dipangkuanku ceritakan padaku perihal segala gundah yang begitu mengganjal dihatimu karena mulai esok bisa dipastikan aku tak memiliki kesempatan lagi untuk kau jadikan tempat berbagi

Jadi sayang bila disuatu waktu nanti harimu kelabu kau hanya perlu mengingat satu dalam keadaan seburuk apapun Tuhan selalu ada bersamamu

Kemarilah tataplah mataku lekat-lekat dari jarak yang dekat ingatlah, perempuan dianugrahi Tuhan naluri ke(ibu)an sejak Ia dilahirkan serupa denganmu yang sejak lahir dianugrahi Tuhan naluri seorang Ayah kasih sayangnya terhadapmu takkan mampu melampaui kasihsayang seorang Ibu

Advertisement

Namun percayalah, terhitung sejak hari pertama kau disayangi olehnya, Entah beberapakali atau seringkali Ia pasti pernah membakar dirinya sendiri demi memberi sinarnya untukmu Mengabaikan bahagianya demi bahagiamu Serupa yang dilakukan oleh seorang Ibu

Jadi sayang, bila seorang itu sudah kau temukan Jangan kembali mengulang kesalahan yang hari ini kau lakukan Karena yang sudah kau lepaskan akan hilang Yang hilang akan sulit untuk ditemukan

Kemarilah gegamlah tanganku erat-erat Kau pernah dengar ada yang berkata bahwa yang baik hanya datang sekali Jadi sayang, bila pada faktanya kau menemukan yang baik untuk keduakalinya Jangan kembali mengulang kesalahan yang hari ini kau lakukan Karena pada yang tak pandai menjaga hati; Yang baik tak datang berkali-kali

Kemarilah, Kau akan pergi setelah ini mungkin takkan ada temu lagi aku ingin mendekapmu erat memberimu dekap paling hangat aku harus segera tersadar bahwa tanpa aku; kau akan tetap menjadi lelaki hebat

Pergilah, pergilah kerumah baru yang ingin kau singgahi Jagalah hati agar jangan sampai kau ingin kembali suatu hari nanti

Karena, bilapun yang hilang dizinkan Tuhan untuk kembali ditemukan bilapun yang ditinggalkan hatinya digerakkan oleh Tuhan untuk bersedia memberi lagi kesempatan Ingatlah, pasti ada yang berbeda dari biasanya

Bila biasanya kau tak sungguh-sungguh mencintai mungkin dikesempatan kedua nanti kau akan merasakan bagaimana rasanya cinta mati