Ada yang bilang hidup itu pilihan. Sebenarnya, menurut pendapat saya hidup itu memang harus dipilih. Mau tidak mau, suka tidak suka. Kita sudah diberikan kehidupan dari Allah, kita gunakan hidup ini dengan sebaik-baiknya. Dalam menjalani sebuah kehidupan, ada sebuah waktu dan jarak yang berjalan, di mana setiap insan menjalaninya dan melewatinya. Allah menciptakan kepada kita sebuah proses, di mana proses adalah sesuatu yang berjalan di atas waktu untuk mencapai sesuatu. 

Durasi proses itu tidak ada yang tahu, tetapi proses bisa kita estimasi dan kita target. Tapi di dalam sebuah proses ada sesuatu yang harus diperhatikan, bahwa proses itu berbanding lurus dengan doa dan ikhtiar. Jadi, tidak ada proses yang miring kesebelah kanan atau kesebelah kiri, sajian ramuan yang harus seimbang. Siapakah peramunya? Peramunya adalah diri kita sendiri, karena yang mengerti diri kita. Maka dari itu kenali dan diri kita sebenarnya.

Melewati sebiuah proses perlu mental kuat, untuk mencapai target yang ingin dicapai, bukan hanya berimajinasi saja tapi nikmati juga prosesnya. Tanpa kita melewati dan tidak mau melewati sebuah proses, sebuah pecapaian target tidak akan pernah kita capai. Karena sebenarnya pencapaian hidup adalah ketika kita melewati sebuah proses yang kita lewati.