Ada sebuah istana yang amat sangat megah dan terbuat dari es berdiri megah disuatu desa yang telah mengalami kekeringan yang amat sangat lama.

Dan dari sinilah semua ini bermula.

Sejak dahulu, istana ini sudah dikutuk dan disegel sehingga es yang membentuk istana ini tidak pernah bisa meleleh.

Dan tepat disalah satu ruangan yang ada didalam istana tersebut, terdapat seorang gadis yang membeku. Gadis tersebut sepenuhnya sendirian di istana es tersebut.

Hari terus berlalu, hingga pada suatu hari, ada seorang anak laki-laki yang tiba-tiba masuk ke dalam istana es tersebut. Sendirian.

Advertisement

Anak laki-laki tersebut datang ke istana tersebut dengan harapan yang amat besar untuk menyelamatkan desanya yang telah mengalami kekeringan.

Suara langkah kaki yang saling sahut menyahut memenuhi langit-langit istana es tersebut.

"Siapa? pikir gadis tersebut. Ini bukanlah suatu keajaiban bukan? Kebetulankah?"

Tak lama kemudian, anak laki-laki tersebut sudah berada didepan pintu ruangan dimana gadis es tadi berada. Dengan perlahan, anak laki-laki tersebut kemudian membuka pintu ruangan.

Sepenuhnya sendirian didalam istana es yang berada ditempat nan jauh, tak terhitung berapa banyak kesedihan yang dirasakan oleh gadis es tersebut. Dan semua kesedihan tersebut terlihat nampak sekali dimata anak laki-laki yang sekarang berdiri didepannya. Mata anak laki-laki tersebut dengan sempurna memantulkan kesedihan yang dirasakan gadis tersebut, dan dia memutuskan bahwa dia harus membantu gadis tersebut.

“Apakah kau yang menjaga istana es ini?” Ucap anak laki-laki tersebut kepada gadis es tersebut.

Sayangnya, wajah gadis yang ada didepannya tidak dapat menjawab apa-apa. Wajah bekunya tak bisa memberikan apa-apa. Anak laki-laki tersebut kemudian pergi, bertanya kepada setiap orang yang ada. “Apakah anda tahu cara menyembuhkan gadis di istana es tersebut?” Tanya anak laki-laki tersebut kepada setiap orang. Nihil, orang-orang tidak pernah tahu bahwa ada gadis yang membeku di dalam istana tersebut.

Read more at: -Its not a Cappuccino, its Cappuccilife-