Semalam gemintang berseri menari indah, akankah rinduku seindah itu? Tatkala jarak dan waktu memisahkan kita.. Jangankan menyentuh, bertatap mata saja kitapun tak mampu.. Setiap detik pikiran terbebani oleh angan yg enggan untuk pergi barang sebentar.. Angan tentang kamu, kamu yang sedang memelukku lalu berkata cinta sungguh mampu melemahkan seluruh organ tubuhku.. Melayang bersama angan yang kubangun..

Rasa Cinta dan Rindu yang bercampur kuat, seolah tak ada ruang untuk hati bernafas.. Aku tak pernah lelah menanti waktu dimana kita bersua, kembali menyatukan erat jemari-jemari tangan ini.. Percayalah sayang, rasanya masih melekat meski ribuan jam kita terpisah.. Tatapan mesra itu masih terekam jelas dibenakku, pelukan hangat itu masih kurasa hingga detik ini. Tak bisa kulupa rasamu rasaku rasa kita..

Saat kamu tak berada didekatku, hal baru datang meghampiri silih berganti.. namun tak satupun yang berhasil membuat kamu keluar dari hati ini.. yaa mereka kalaah sayaang, kamu selalu jd pemenang.. Suatu waktu aku mencoba menyelinap pergi berjalan menjauhimu, Namun ada sesuatu yg menarikku kuat untuk kembali dan tetap setia menanti.. mungkin itu rohmu sayaang..:)

Seperti pepatah, Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan..Semua akan terjadi pada waktunya, Cukup dewasakah kita menerimanya? Perpisahan selamanya ataupun sementara aku rasa sama beratnya, sama – sama dibebani rindu yang tak terkira..

Aku dan kamu ditempat berbeda, semoga hati ini masih pada cinta yang sama..

Advertisement

Melewati hari dengan akumulasi rindu yang menggunung, yang nanti pada waktunya akan bererupsi layaknya gunung merapi yang siap meletus.. Lalu bagaimana caraku melewatinya? berdamai dengan nikmatnya rindu, memandang wajahmu dilayar smartphoneku, mendengar celotehanmu direcordingku, terdengar dan nampak bodoh, tapi begitulah aku saat merindumu..

Mereka bilang, sudahlah lepaskan saja teralu naif untuk dipertahankan.. Lempar saja senyuman manis, aku percaya cintaku meski jutaan kilometer membentang.. Mereka bilang, bodoh untuk setia!! Lempar saja senyuman manis, sekali lagi aku percaya pada hati kekasihku..

Ketika Mata tak mampu bertatap..

Ketika tangan tak mampu menggenggam..

dan ketika tubuh tak mampu mendekap..

Disaat itulah hanya hati yang mampu mencinta!!

Dan kini aku rasa Rindu itu indah, karena aku mampu berdamai dengan ego diri dan keadaan.. Tetaplah pada cinta yang sama, jangan lelah menanti waktu pertemuan itu kembali.. karena nanti cintalah yang akan membawa kita pada titik tertinggi kebahagiaan..

Sayang, rindu ini masih selalu tentangmu..

Patahkan jarak itu, datang dan peluklah aku..

Teruntuk kamu, pemilik hatiku yang terpisah oleh jarak dan waktu..