Sore itu sepulang mengajar, saya bergegas mengambil tas dan kembali ke kost. Hari ni, saya berencana untuk mengunjungi sebuah tempat baru yang saya percaya akan memberikan cerita baru yang menarik lagi. Akhirnya, pergilah sore ini saya menuju ke Rumah Hebat Indonesia. Hanya berbekal alamat yang saya ketahui di twitter, saya mencari letak Rumah Hebat Indonesia ini.

Rumah Hebat Indonesia yang bertempat di daerah Rejosari, Gilingan, Banjarsari ini merupakan wadah untuk para anak muda yang memang benar-benar peduli lingkungan untuk berpartisipasi aktif membantu para anak-anak yang berada di sekitar wilayah Rejosari. Wilayah Rejosari sendiri merupakan wilayah yang terletak di bantaran sungai yang sangat padat penduduk.

Tidak terlalu sulit mencari Rumah Hebat Indonesia atau RHI ini, sesuai dengan keterangan yang telah diberikan oleh Mas Tomy, salah satu pengurus di yayasan RHI yang sudah saya hubungi terlebih dahulu lewat whatsapp, saya masuk ke belokan pertama di seberang Pom Bensin daerah Rejosari.

Saya menanyakan kepada penduduk di mana tepatnya lokasi tersebut berada. Ternyata para penduduk sudah sangat familiar dengan RHI, sehingga mereka langsung menunjukkan letak lokasi RHI.

Sesampainya di sana, saya bertemu dengan Mas Sandi dan Mas Tomi. Saya berbincang-berbincang dengan dua pemuda tersebut yang ternyata usianya sepantaran dengan saya. Saya menyampaikan maksud kedatangan saya kesana, bahwa saya sangat ingin untuk bergabung menjadi volunteer di Rumah Hebat Indonesia. Mereka menanggapi keinginan saya dengan sangat baik.

Advertisement

Suasana keakraban sangat terasa ketika saya memasuki rumah tersebut, hal ini membuat saya merasa tidak menjadi orang asing. Rumah yang terdiri dari dua lantai ini sudah penuh dengan hasil karya anak, buku-buku, bahkan piala-piala yang mereka peroleh selama bergabung dengan Rumah Hebat Indonesia.

Mas Tomi menjelaskan bahwa di Rumah Hebat Indonesia ini terdapat banyak kegiatan, seperti kelas pintar, kelas minat bakat, kelas internasional, perkusi, bahkan teater. Mereka sering sekali mengikuti lomba dan mengadakan event. Event terbaru mereka adalah Pahlawan Hijau yang akan berlangsung selama bulan Januari-Februari tahun ini.

Mereka akan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang bertemakan green living. Mendengar cerita dari Mas Tomi ini, saya sangat antusias untuk ikut berpartisipasi.

Lalu, mereka memperkenalkan kepada saya mengenai ruang-ruang yang ada di Rumah Hebat Indonesia. Ternyata, sore ini saya sangat beruntung. Tiba-tiba suasana menjadi ramai karena datang 3 orang anak yang ingin belajar.

Mbak, aku diwarai PR matematika yo mbak” kata salah satu anak dalam bahasa Jawa yang artinya “Kak, ajarin aku PR matematika dong”. Tanpa pikir panjang, sayapun menjawab “Ayo !”. Lalu adik-adik itu mengajak saya ke bangunan atas. Salah satu anak yang bernama Happy langsung sibuk memilih meja yang ingin dia gunakan.

Kakak-kakak volunteer pun membantu kami menyiapkan tempat untuk belajar dan juga peralatannya. Sore hari inipun kami mengisi hari dengan menyelesaikan PR Matematika tentang pecahan. Ini adalah salah satu hal yang paling saya sukai, bersama dengan anak-anak dan berinteraksi dengan mereka. Apalagi melihat mereka sangat antusias dalam belajar.

Ketika PR selesai, mereka tak lantas ingin pulang. Mereka meminta untuk diberikan soal lagi. Wow, hebat bukan? Semangat mereka yang luar biasa ini tidak boleh kita abaikan, karena semangat inilah yang kita perlukan untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Berada di tempat ini membuat saya merasa lebih hidup. Semangat yang ada baik di Rumah Hebat Indonesia ini membawa keyakinan saya bahwa kita mampu berkontribusi untuk Indonesia yang lebih baik, diawali dari hal-hal kecil dan dari hati. Semua hanya memerlukan niat dan kesediaan waktu kita untuk berbagi.

Jika kita tidak bisa menemukan orang yang peduli terhadap perubahan bagi negara kita, atau khusunya daerah kita. Kenapa bukan kita sendiri yang berusaha untuk menjadi orang yang peduli itu? Ini tidak akan membuat kita menjadi rugi, justru akan memberikan pengalaman dan keluarga baru bagi kita.

Akhirnya, persoalan matematikapun telah selesai. Hari sudah berganti malam. Saya memohon ijin untuk pulang karena sudah mendengar suara adzan dan saya harus beribadah. Adik-adikpun meminta saya untuk kembali lagi ke Rumah Hebat Indonesia lagi agar dapat belajar bersama mereka.

Sore yang sangat menyenangkan ! Terima kasih adik-adik dan kakak-kakak volunteer Rumah Hebat Indonesia, tunggu kedatangan kak Dita lagi ya J

Bagi yang ingin berkunjung, silahkan datang di Rumah Hebat Indonesia di Jalan Rejosari RT 03 RW 15, Ngemplak, Gilingan, Banjarsari, Surakarta (gang seberang Pom Bensin Baru setelah terminal Tirtonadi).