Malam ini masi merasa sakitnya perasaanku yang tertusuk oleh mulut manismu. Janji-janji, mimpi-mimpi hidup bersama kini kian hancur lebur karena sikapmu yang berubah dan pergi tanpa kejelasan, salah aku di mana?

Aku masih penasaran hal apa yang membuat kamu pergi begitu saja dari hidupku? Kamu tau apa yang aku rasa atas kepergian kamu yang tanpa pamit itu? Kamu pernah kan merasakannya ngerasain apa yang aku rasakan ketika kamu menderita gara-gara dia yang sekarang kamu pikirkan? Apakah dia peduli denganmu? Apakah dia sekarang memikirkanmu?

Hei, kamu sadar tidak kalau dia yang kamu pikirkan? Liat aku di sini yang selalu ada untukmu, selalu mendoakan kamu, selalu memberi semangat di saat kamu putus asa, tapi kamu lupaa? Dengan apa yang aku lakukan itu? Bukan bermaksud untuk mengungkit ini tapi aku pengen kamu sadar apa yang kamu lakukan itu salah.

Ya aku sudah mulai lelah, apakah aku berhenti sampai di sini setelah kenangan kita lewati bersama? Iya aku akan berhenti mencarimu, berhenti berjuang untuk mendapatkanmu kembali di pelukanmu. Iya, aku blajar ikhlas untuk melupakanmu walau sakit yang aku rasa.

Jaga diri kamu baik baik semoga kamu mendapatkan wanita yang lebih baik daripada aku. Selamat tinggal aku ucapkan.