Menjalin persahabatan memang tidak mudah, terutama sesama kaum wanita. Banyak hal yang harus dipikirkan dengan matang, kecocokan satu sama lain, saling menghargai dan mengerti terutama untuk mengontrol ego masing-masing. Sahabatmulah yang akan tau tentang semua perjalanan hidupmu, mulai dari pergaulan, hobi, makanan favorit dan bahkan cowok impianmu.

Awalnya kalian saling mendukung untuk memberi semangat satu sama lain, terutama semangat untuk menemukan tambatan hati. Menunggu jodoh yang tak kunjung datang selalu menjadi bahan olokan kalian dan berusaha menghibur masing-masing. terkadang karena terlalu berharap diantara kalian ada yang segera menemukan, hal yang anti mainstream pun dilakukan. Mulai dari iseng ikutan onleine dating, kepo facebook teman lama dan juga sering nongkrong ditempat makan. Tapi, semua itu menjadi sebuah bencana dan menghancurkan persahabatan kalo kalian tak bisa saling menerima kenyataan. Ketika kamu sudah menemukan pasangan lebih dulu, itu menjadi hal buruk untuk sahabatmu.

Sahabatmu akan merelakan kamu untuk menemukan pendamping hidupmu lebih dulu, walaupun dia sendiri masih dalam tahap pencarian. Dia pasti akan bersusah payah untuk mengatur perasaan, apalagi kamu sering bilang mau pergi dengan si doi. Sahabatamu akan merasa sangat kehilangan, karena sudah terbiasa menghabiskan waktu bersama ketika masih sama-sama jomblo. Teringat satu tahun lalu, kamu lari bersamanya menuju atas balkon rumah hanya untuk melihat matahari terbenam yang rupawan. Tak seharusnya langkah kakimu tak berhenti begitu saja, ketika sahabatmu memilih pergi dan menjauhimu.

Terkadang kamu kurang tau diri, seenaknya datang dan menceritakan kencanmu, tapa menghiraukan perasaannya. Dia terlihat baik-baik saja dan terus mendengarkan celotehanmu, tapi dalam hatinya pasti teriris. Ketika kamu asyik dengan pasanganmu, kamu lupakan dia. Namun, ketika masalah datang kamu lari memeluknya. Kamu mungkin lupa, kalo kalian pernah melangkahkan kaki yang sama saat masa pencarian jodoh.

Seandainya kamu tau, memori yang pernah tercipta sebelum salah satu diantara kalian sudah menemukan jodoh, pasti akan susah untuk menghapusnya. Akan ada masa kangen liburan bareng, konyol2an. Hingga akhirnya aku terpaksa harus bilang "Sis, aku kangen sama kamu." "Aku ingin menikmati masa-masa liburan bareng, melihat matahari terbenam dan arus ombak yang menebarkan." Persahabatan yang telah terjalin seharusnya membuat susana lebih hangat, tapi menjadi beku ketika salah satu diantara kalian tak tulus menerima keadaan.

Advertisement

So, jangan sekali-kali cowokmu menjadi perpecahan dalam jalinan persahabatan. Arus kehidupan yang kadang membuat indah atau malah semakin buruk, semua itu terjadi karena kamu sendiri yang menciptakan. Pintarlah membangkitkan suasana bahagia ketika sedang bersama sahabatmu, teruslah saling menyemangati dan sedikit menahan ego agar kalian menjadi sahabat sejati.