SALATIGA KOTA INDONESIA MINI

Salatiga adalah nama sebuah kota kecil yang berada diantara jalan raya utama semarang – solo. Kota kecil yang berhawa sejuk yang dulu konon menjadi tempat peristirahatan bangsa belanda untuk bersantai sejenak. Namun dibalik sebuah kota yang kecil, ternyata salatiga di juluki Indonesia mini. Ini disebabkan karena di sana banyak warga pendatang dari daerah lain yang beragam. Di desa tempat saya tinggal saja banyak perkumpulan warga batak, penjual sate yang asli madura dengan gaya bahasa mereka yang khas. Selain itu banyak juga pendatang dari sulawesi, kalimantan, aceh, medan ,bali, NTT , NTB , maluku , ambon, papua , tiongkok dll. Maka tidak heran jika melewati salatiga akan melihat orang yang bukan karakteristik orang jawa,entah karena penampilan atau bahasa yang mereka gunakan.

Kebanyakan mereka datang ke salatiga untuk menuntut ilmu di sebuah universitas swasta di salatiga yaitu UKSW (Universitas Kristen Satya Wacana). Melalui alasan inilah mereka tinggal di salatiga. Indonesia adalah negara yang memiliki beragam etnis. Dengan ada banyaknya etnis maka banyak juga perbedaan diantara mereka. Namun jangan jadikan perbedaan menjadi penghalang untuk bersatu, seharusnya jadikan perbedaan itu menjadi pelengkap satu sama lain karena setiap etnik itu memiliki keunikan sendiri.

Di Salatiga setiap tahun selalu di adakan karnaval budaya oleh Pemerintah daerah maupun acara penutupan penerimaan mahasiswa baru di UKSW . Kegiatan ini dilakukan setiap tahun bermaksud memberi hiburan dan nilai pengetahuan masyarakat akan beragamnya kebudayaan yang dimilki bangsa Indonesia dan spesifiknya yang ada di Salatiga, itu dapat menggambarkan secara sekilas budaya yang ada di Indonesia. Tahun kemarin pernah karnaval budayanya di tayangkan sekilas di Liputan 6 pagi SCTV. Karena disana tinggal beragam etnis maka karnaval budaya ini menampilkan tarian , baju adat , nyanyian dan pertunjukan kesenian yang lain . Dengan ini masyarakat salatiga asli akan lebih mengetahui budaya asal dari penduduk pendatang yang sangat beragam dan mereka saling menghargai satu sama lain. Ini terlihat jelas karena penduduk pendatang bisa berbaur dengan penduduk lainnya dan tidak memusat di satu daerah saja, dan tidak ada kaum minoritas dan mayoritas,semua sama tidak ada perbedaan perilaku walau perbedaan dalam kebudayaan, warna kulit, bahasa , serta kepercayaan yang mereka anut. Mereka bisa saling sosialisasi dan menghargai satu sama lain, bisa bertoleransi dalam berbagai aspek hingga mereka tetap hidup berdampingan dengan menghargai karakteristik satu sama lain. Hingga sampai sekarang ini tidak ada permasalahan atau perselisihan, semua aman dan damai . Ini membuktikan bahwa Salatiga kota kecil yang terdapat banyak etnis dari berbagai tempat di Indonesia mempunyai toleransi antar etnis yang perlu di contoh dan tidak salah jika dijuluki Indonesia Mini

Tyas Oktaviana mahasiswi ilmu komunikasi Undip 2015