Apa yang harus dikisahkan, kisahnya berlalu begitu saja.

Tapi aku masih ingat dengan jelas bagaimana kamu pada saat itu, sebegitu respectnya,dan apalah-apalah. Maka jika bayanganmu yang tertinggal, okeeyy, aku siap menemani bayangan itu.

Aku tidak sibuk tapi aku ingin kesibukan. Terkadang "menyibukan diri" itu perlu dilakukan untuk sekedar "melupakan semua hal tentang kamu"

I hate myself!

Aku benci tidak bisa melupakanmu, aku benci bayangmu masih tertinggal.

Advertisement

Seperti orang bodoh, berkali-kali ku check handphoneku. Kuterangkan pada diriku sendiri bahwa kamu sedang sibuk, dan dengan berat hati aku pun menerima hal itu. Ya,"kamu sibuk". Dan kadang semua itu tidak penting bagiku.

Mending bersenandung mendengarkan lagu-lagu yang kusuka daripada sibuk memikirkanmu, belum tentu juga kan kamu memikirkan aku. Konyol

Ehm,

Teruntuk yang masih kusebut dalam do'aku:

Mungkin bagimu ini sedikit 'lebay' 'alay' atau apalah-apalah, tapi ini sungguh di luar keinginanku. Berat hati kukatakan 'aku menyayangimu'. Timbul keraguan dari apa yang kau katakan. Kukepalkan tanganku, ku usap wajahku, ku seka air mataku.

Allah, beri saya kemampuan yang luar biasa untuk bisa menerima hal-hal yang tidak dapat ku ubah dari benih perasaan kepada seorang imam dari seorang perempuan yang dia sebut istri beserta ketiga buah hatinya

end~