Memang tidak ada habisnya kalau membicarakan tentang Bandung kota kembang, dimana seantero Indonesia mengenal banyak gadis-gadis cantik bak bidadari tanpa sayap. Ini tidak berlebihan karena kecantikkan mojang-mojang Sunda sudah tidak diragukan lagi kealamiannya.

Lepas dari itu, ada banyak sekali ikon-ikon khas Bandung yang selalu menarik pengunjung dari luar daerah bahkan manca Negara. Mulai dari bangunan-bangunan megah berarsitektur ala Eropa peninggalan jaman penjajahan Belanda juga berbagai destinasi menarik yang selalu menyedot para tourist.

Dari segi makanan khas-nya pun sudah melanglangbuana keluar tatar Sunda. Misalnya saja Seblak ceker yang terkenal dengan kepedasannya. Semua lapisan orang dari anak-anak hingga orang tua sangat menyukainya. Jangankan pedagang kaki lima, artis-artis pun sudah ada yang tertarik untuk menjadikannya bisnis yang menjanjikan.

Bahkan sekarang ini seblak tak hanya sebatas makanan khas yang menggoda iman tapi juga ada sebagian orang yang menjadikannya sebagai ikon persahabatan. Dari mulai anak sekolahan sampai kuliahan kalau kumpul bareng teman rasanya kurang lengkap tanpa adanya kudapan tersebut.

Seblak sendiri diambil dari nama kerupuk mentah tipis berdiameter 3-5 cm yang menjadi bahan dasar makanan khas tersebut yang dibaluri bumbu sederhana seperti bawang putih, kencur, garam dan paling penting cabai rawit. Kalau tidak pedas namanya bukan seblak atuh.

Advertisement

Bila biasanya masakan seblak hanya dibuat secara langsung dan menguras waktu juga tenaga tapi sekarang ini sedang marak-maraknya jajanan daerah yang bertransformasi lebih modern dengan cara dan gaya pengemasannya. Tentunya efisiensi untuk dibawa kemana pun tanpa harus ribet membuatnya.

Seblak juga memberikan anda pelajaran bahwa dengan kesederhanaan bisa menunjukkan betapa berkesannya sebuah persahabatan.