Kopi selama ini dianggap sebagai "pembangkit", membuat mata keep awake dan sedikit banyaknya berpengaruh pada produktivitas. Setidaknya ada lima fakta yang didapat tentang manfaat minum kopi di lingkungan kerja.

1. Melebarkan Kekuatan Persepsi

Minum kopi dapat meningkatkan seseorang untuk berpikir tentang konsep dan alasan, melebarkan orientasi dan

persepsi dan tentunya memperkuat alertness.

2. Memberi Pengaruh Pada Moralitas

Advertisement

Kecukupan akan waktu tidur membawa seseorang untuk lebih diterima oleh lingkungan kerja. Ketika minum kopi,

seseorang akan bisa mengatasi tekanan kerja dari atasan sampai lintas etika kerja yang digariskan oleh yang

berkepentingan. Kendali atas diri dan keinginan yang kuat ketika kelelahan, bisa diatasi dengan minum kopi.

3. Mengetahui Waktu Yang Tepat

Metabolisme tubuh dapat menerima "kewajiban" minum kopi setiap bagun tidur di pagi hari. Tapi, fakta tentang

cortisol yang diperlukan oleh tubuh di antara jam 8-9 pagi, 12-1 siang dan 5.30-6.30 petang menjaga level energi

yang kamu miliki ketika deadline mendera. Sesuaikan saja waktu tidur dengan bangun dari tidur untuk minum kopi di

awal hari.

4. Membawa Ke Level Lanjut

Coffee break dapat meningkatkan produktivitas, juga kematangan sosial. Ketika pekerja menyempatkan diri untuk

minum kopi, mereka sangat menikmati kepuasan atas hasil kerja yang mereka capai.

5. Ini Yang "Sangat-Sangat Tidak": Mengiring Stress Dalam Bekerja

Tidak mimum kopi selagi stres adalah pilihan yang tepat. Ini sangat memojokkan, secara fisik dan mental, meski

kamu minum kopi sambil melakukan sesuatu yang biasanya menyenangkan. Meningkatkan tekanan darah dan

level adrenalin.

Saya sendiri, terbiasa minum kopi sambil mengerjakan case studies atau mendeskripsikan awareness dan ide. Ini

sungguh imajinasi hebat. Melihat sekitar, di kedai kopi usai jam kerja, cukup riuh layaknya pertunjukan Super Bowl.

Ketika saya harus kembali pada lembar-lembar kertas yang saya tekuni, saya merasakan kedalaman dari riuh-rendah

circumstance kedai kopi, hanya melalui segelas kopi yang saya sesap habis.

Bagaimana menurut kamu? Masih ragu untuk minum kopi?