Sejak saat itu senja tak lagi sama, sejak kehadiranmu berhasil menyisihkan luka lama. Mengubah cara pandangku, yang sudah lama tertutup hitamnya kabut karena ulah orang lama yang dengan sengaja menggores luka.

Tidak, kamu bukan pelampiasan. aku menunggu lama agar hati ini kosong terlebih dahulu dari sisa-sisa cinta maupun luka lama untuk bisa menerima satu nama baru nantinya.

Senyum tulusmu tak pantas dinodai dengan niat kotor ,senyuman yang sudah kamu berikan kepadaku setelah kejatuhan yang luar biasa ini tak pantas dibagi dengan hati yang lain.

Susah dan malas menyelimuti saat harus memulai semuanya kembali, setelah apa yang terjadi. Tapi kamu berhasil meyakinkanku bahwa setiap kisah ada jalannya. Dan terkadang kita akan menemui jalan buntu

Kesederhanaanmu dalam berbusana, alismu yang tak pernah luntur meski dipakai wudhu berkali kali dan teduhnya tatapanmu semakin menguatkan bahwa kamu adalah ketidakmungkinan yang sedang aku perjuangkan. Nama pertama yang aku doakan setelah semua orang terdekatku…meskipun aku tak pernah tahu semua ini akan berakhir dengan bagaimana. Tapi aku yakin tak ada doa dan perjuangkan yang sia sia…

Advertisement

Dan pada waktunya aku akan mengatakannya, dan kamu tak perlu menjawabnya.karena aku tak siap kehilangan sosok yang menghadirkan senyuman baru dihidupku, biar waktu dan sikap kita yang menjawabnya…karena kita sudah sama sama dewasa untuk mengerti bahwa ungkapan dari cinta adalah saya terima nikahnya…

Dan apabila benar kamu takdir yang disimpan tuhan untukku, aku hanya ingin mengambil sebuah lirik dari lagu ini dan mengatakannya padamu…

So as long as I live I love you

Will have and hold you

You look so beautiful in white

And from now to my very last breath

This day i’ll cherish

You look so beautiful in white…

Senja masih sama seperti biasanya, hanya sekarang seolah senyummu ikut hadir saat aku melihatnya…