Kita ini lucu.

Saling mempedulikan satu sama lain, namun tak mengakuinya, bahkan seakan bersaing untuk saling menutupi perasaan masing-masing namun sama-sama takut kehilangan.

Ironis.

Aku tahu kamu melakukan itu semua pasti bukan tanpa alasan karena meskipun usia perkenalan kita masih terhitung belia, namun aku mampu memahami sebagian kecil watakmu dan sebisa mungkin aku berusaha memahaminya.

Tapi untuk saat ini saja, izinkan aku untuk mengatakan semuanya.

Advertisement

Selagi aku bisa mengalahkan sebagian kecil dari egoku.

Sebenarnya, jika seandainya kita sudah bisa mengalahkan ego kita masing-masing dan memilih untuk saling jujur kepada apa yang kita rasa saat ini

Aku tahu, akan ada banyak tantangan yang kita hadapai kelak.

Aku tahu, jalan yang kita tempuh nanti tidak akan mulus,

Aku tahu, pandangan orang sekitar kepada kita juga tak akan enak untuk didengar

Tapi bila kamu tidak keberatan, kenapa kita tidak mencobanya dulu saja?

Kupikir, tidak ada salahnya membagi bebanmu denganku.

Bukankah dulu kamu, yang memintaku untuk berbuat demikian?

Aku tahu, kamu selalu berusaha menyimpan semuanya.

Kamu selalu tak ingin membuatku khawatir, mengingat kecemasanku yang bila telah keluar, juga tak bisa kukendalikan.

Aku tak akan memaksamu untuk menerimaku karena selain karena aku tak berhak, toh itu semua pilihanmu.

Jika pun pada akhirnya waktu ataupun dirimu sendiri tak mengijinkan kita untuk berada dalam hubungan yang kumaksud,

Selama itu bisa membuatmu bahagia, aku berjanji untuk tak banyak berkomentar lagi seperti saat ini dan menerimanya.

Tapi, tahukah kamu?

Meskipun aku sudah tau segala resikonya, jika kamu mengijinkan aku tak keberatan untuk menerima dan melalui semuanya.

Selama itu denganmu.