Saat ini kita sering menemukan orang-orang melakukan selfie dan menampilkan gambar diri/ foto mereka ke beragam social media. Kita (Generasi milenium) nyaman dengan fasilitas yang ada sebagai ajang eksis seperti di Facebook, Twitter, Instagram, Path, Flicker, Pinterest, MySpace dan media social lainnya. Media sosial sungguh berdampak bagi kehidupan kita dan ini menjadi tren. Hal ini terjadi karena adanya pujian dari orang lain. Tindakan ini sebagai cara mempromosikan dirinya, memperluas kondisi diri dan jaringan dalam maya.

Selfie menjadi fenomena pada abad 21 ini. Selfie merupakan tindakan mengambil foto diri sendiri untuk dibagikan ke media social. Tindakan ini adalah bagian dari narsisme. Narsisme diilustrasikan sebagai daya tarik terhadap diri sendiri agar menjadi orang yang berada di level tertinggi.

Ada rasa percaya diri ketika banyak user social media (pengguna media social) men “Like” dan berkomentar positif terhadap foto yang di upload di media sosial. Menurut Wickle dalam tulisannya Narcissism and Social Networking Sites : The Act of Taking Selfie sekitar 73,5% pengguna Facebook dan Twitter memeriksa update profil media social mereka lebih dari lima kali sehari.

Wefie adalah gabungan dari We Selfie atau Kita Selfie. Menurut kamus Urban, wefie adalah pengambilan foto dengan gaya yang hampir sama seperti selfie tapi dilakukan dengan dua orang atau lebih. Wefie lebih banyak memiliki kenangan daripada selfie karena kita tidak sendiri tapi ada teman, sahabat, rekan, dan keluarga kita dalam foto tersebut. Ini bisa menjadi album kita di media social. Dampak positif dari Welfie salah satunya mengajak orang untuk berkumpul /silaturahmi.

Disamping wefie, juga Groofie juga merupakan tindakan pengambilan foto dengan lebih dari satu orang. Keduanya sama, hanya penyebutannya yang berbeda. Mereka bisa menggunakan handphone dengan tongsis (tongkat narsis) atau kamera.

Advertisement

Ada juga tren dronie. Dronie berasal dari kata drone, pesawat nirawak yang digerakkan untuk jarak jauh. Pengambilan dronie lebih luas, tidak hanya foto diri tapi juga background yang indah seperti berfoto di pantai, pulau, dan lainnya.

Pesawat drone bisa terbang lumayan tinggi dan kamera yang terpasang di pesawat bisa mengabadikan momen-momen tertentu. Sebenarnya drone digunakan untuk penelitian, pengintaian atau bahkan perang. Namun seiring perkembangan zaman, drone dipakai untuk berfoto-foto dan bersenang-senang dengan mengambil gambar sendiri atau bersama-sama.