"IKHLAS"

Lagi-lagi aku merindukanmu.Sosok yang aku inginkan menjadi imamku kelak.Aku tahu bahwa semua urusan jodoh,mati dan rezeki memang selalu membuat banyak misteri.

Yang bisa aku lakukan sekarang memang hanya memantaskan diri.Menjaga hatiku untukmu hey calon imamku.

"sekarang kau dimana?"

Apakah hidupmu menyenangkan?

Advertisement

Ataukah hidupmu juga sama-sama sepertiku yang banyak berjuang meraih masa depan?

Tuhan..

Kali ini lagi-lagi aku mempertanyakan ini untuk kesekian kalinya.Maaf Tuhan,memang hambamu ini terlalu banyak meminta.

Tapi menyangkut masalah satu ini Tuhan,bolehkah kau hadirkan dia saat ini?

Aku merindukannya Tuhan..

Sosok yang akan senantiasa membimbingku kejalan-Mu.

Sosok yang tak akan lelah mengingatkanku jika aku melakukan kesalahan.

Tangannya tanpa aku minta akan selalu menggenggamku saat aku terjatuh.

Dan bahunya yang akan senantiasa ia sediakan untukku bersandar,saat menghadapi sulitnya hidup ini.

Apakah ini terlalu berlebihan Tuhan?

"mungkin Engkau masih menyuruhku agar tetap memantaskan diri"

Tuhan..

Aku masih sabar menantinya.

Masih sabar menunggu Kau akan memberikannya untukku.