Entah berapa juta menit waktu yang aku lewati tanpamu. Entah berapa kisah kehidupan yang telah aku lewati tanpamu.aku tak tau,aku lupa semua itu. Karena aku lebih memikirkan kamu daripada aku harus mengingat kapan terakhir kali kita memutuskan untuk tak lagi bersama dalam satu alur cerita cinta kehidupan anak manusia.

Ya,seperti yang sudah aku katakan, begitu banyak kisah yang telah aku lalui tanpamu. Kisah kehidupanku yang tak pernah terlepas dari kesedihan yang harus aku lalui tanpamu. Tanpa kehadiranmu utuh dalam kehidupanku. Tapi, entah mengapa, aat aku berada dalam kesedihan, tanpa aku sadari. Aku membuka fotomu dalam bingkai foto digital yang aku simpan.

Kamu dengan latar laut, bukit dan pepohona hijau, kamu yang berdiri di tengah tanah gersang, kamu dengan hijab panjang yang mengalung di lehermu. Kamu dengan pakaian putihmu,kamu dengan dua tanganmu yang mengacungkan dua jemarimu, kamu dengan khas senyumanmu, selalu mengajakku tersenyum disaat kesedihanku menyelimutiku. Dan pada akhrinya akupun tersenyum dan terlepaslah kesedihanku.

Terima kasih, karena fotomu aku bisa selalu tersenyum walau tanpa kehadiranmu dalam kehidupanku.