Siapakah yang paling kurindukan pelukannya ketika penat akan sandiwara dunia? Siapakah yang paling kubutuhkan sarannya ketika semua jalan terasa buntu? Siapakah yang paling setia mendengarkanku bercerita tiada henti?

Siapakah yang menangis dalam hatinya ketika melihatku gagal dan mengutuki diri sendiri? Siapakah yang terluka ketika melihatku menangis seorang diri? Siapakah yang membenci dirinya ketika aku tidak mendapatkan apa yang orang lain dapat dalam hidupnya?

Siapakah yang marah ketika ada yang berusaha menyakitiku? Siapakah yang selalu bertanya apa ada yang mengganggumu tadi?

Siapakah yang selalu bekerja keras, rela banting tulang untuk menghidupiku? Siapakah yang memacuku untuk menjadi orang sukses? Siapkah yang menyediakan pundaknya sebagai tempat untuk bersandar?

Siapakah yang selalu membuatku tersenyum? Siapakah yang membuatku merasakan cinta itu ada?

Advertisement

Dia adalah ayahku.

Ayah, aku bersyukur telah dicintai olehmu, kumohon selamanyalah mencintaiku. Lelaki manapun tidak akan mampu melakukannya, sebab hanya engkau yang mengetahui caranya.

Ayah, terima kasih untuk segala sesuatunya. Cinta, kerja keras, perlindungan, tawa, dan tangis yang telah engkau berikan pada anakmu.

Ayah, aku minta maaf karena belum membahagiakanmu. Meskipun engkau selalu berujar bila aku adalah anak yang membanggakan, tapi kutahu jika semuanya belum cukup. Untuk itu, aku akan membalas seluruh cinta dan pengorbanan yang telah engkau berikan bagiku.

Jangan khawatir, Ayah, hari ini, esok, lusa, dan bahkan selamanya, kau tetap pahlawanku.

Engkau akan tetap menjadi lelaki nomor satu, pahlawan dalam hidupku. Sebab kasih sayangmu tidak akan terganti dan tiada usai oleh apapun. Ayah, selamanya kita akan mengarungi waktu, hanya ada ketangguhanmu dan kasih sayang itu.

Untuk yang kesekian kalinya, aku menyayangimu. Terima kasih karena telah menjadi panutan, sahabat, dan orang tua.

Sebab senyummu adalah obat pelipur lara.

Sebab tawamu adalah obat pengusir segala gundah.

Sebab kehadiranmu adalah penguat bagi segala keresahanku.

Sebab dirimu adalah Ayahku.