Apakah kau bahagia? apakah kau senang? kau lebih menginginkan hal ini terjadi/ mungkin, aku terlalu banyak harapan. pernakah kamu berfikir untuk memberiku kesempatan itu? pernakah kamu berfikir untuk bisa mendapatkanku? apakah kamu tidak perna memikirkan semua itu? faktanya semesta lebih tau tentang apa kehendaknya.

Aku selalu bertanya dalam doaku dan selalu memohon tapi kenyataanya berbalik arah. Apakah ini semuanya keinginanmu? Apa ini semua takdir yang di inginkan Tuhan?

Mungkin terlihat rancau dan sangat egois jika aku harus meninggalkan orang yang sangat menyayangiku demi kamu dan aku sangat terlihat jahat bila aku sengaja menghindari orang yang selama ini membahagiakan aku demi kamu. Pada faktanya tidak akan ada kesempatan itu untukku lagi. lucunya aku lebih sering mengandai kita menjadi satu dan lebih sering berharap esok pasti akan terjawabkan dan kenyataannya masih seperti ini.

Saat ini aku menjadi salah satu orang bodoh, aku selalu berfikir kamu pasti memilih aku. Kamu pasti mempertahankanku dan aku selalu ingin memberikan hal terbaik yang aku miliki dari seutuhnya hatiku. Tapi untuk memberikannya aku memiliki resiko harus kehilangan dia yang mencintaiku. Egoiskah aku?

Dia pernah berbicara padaku bahwa aku belum bisa menjadi apa yang dia inginkan. Dia tau semua itu dari mataku, mataku kosong ketika sama-sama beradu kasih. Aku juga terlalu egois yang selau ingin di mengerti tanpa pernah ingin mengerti apa yang dia inginkan.

Advertisement

Dia juga perna mengatakan, sebuah hubungan tidak akan bisa berjalan lancar apabila di salah satu hubungan tidak ada kejujuran. Aku ingin, tapi aku takut karena hal yang aku ingin jujur adalah tentangmu. Aku lebih takut menyakitinya di banding menyakitiki diriku sendiri.

Oleh karena itu, aku tidak ingin keegoisanku ini berkelanjutan sampai nanti, biar kuingin akhiri dari sekarang. Biarkan aku menjadi korban dari hatiku sendiri dari pada aku harus menyakitinya dan juga menyakitimu.

Agar kamu tidak lagi merasa takut terhantui olehku, agar kamu bisa mendapatkan gadis yang kamu inginkan, atau mungkin bisa jauh lebih tenang dengan gadismu itu.

Jangan pernah bertanya apakah aku menyesal, karena jawabannya, aku pasti akan sangat menyesal. Hingga mungkin aku akan menutup mata hati ini untuk siapapun. Jangan pernah berfikir aku akan melupakanmu, karena melupakanmu sama saja menghilangkan separuh jiwaku. Aku tetap mencintaimu, aku hanya meninggalkan.