Mungkin ada kalanya kalian harus tau mengapa di usia 22-23 th keatas wanita mulai mencari realita yang sesungguhnya. mengapa? di situlah sisi ke dewasaan wanita yang sesungguhnya mulai datang. wanita lebih cepat matang daripada pria. Bagaimana menurut kalian?

Perbandingan kaum laki-laki dan perempuan tentulah berbeda. mengenai hati wanitlah jagoannya. mengapa demikian? pada umumnya wanita adalah dimana makhluk ciptaan tuhan yang sangat berperasa, dan wanita selalu melakukan sesuatu dengan perasaan. Ini di ketahui ketika wanita berumur 22-23th menjadi sorot pandangan utama. Wanita lebih mudah mengatur kesejahteraan psikologis mereka dibanding laki-laki setelah masa remaja. Perempuan memiliki tingkat yang lebih tinggi untuk gejala depresi dan rendah harga diri dibanding laki-laki seusia mereka. Remaja merupakan tahap transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dengan dewasa secara penuh. Seiring bertambahnya waktu,secara biologis mereka mengalami perubahan menjadi orang dewasa. Tetapi secara emosional bisa jadi tidak sepenuhnya matang. wanita yang sudah dewasa biasanya terlihat dari cara pola pikir dan pakaian sehari-hari. itu bisa saja di katakan wanita tersebut sudah menjadi dewasa apa belum.

Tapi terkadang belum tentu dari cara berpakaian kita bisa langsung menyatakan wanita itu dewasa atau tidak.

Wanita yang menjelang pola pikir menjadi dewasa, biasanya mereka mempunyai perinsip kehidupan. Seperti halnya, mereka ingin karir nya menjunjung tinggi.kemudian setelah karir, mereka menuju pola pikir tentang hidup berkeluarga. Dimana mereka ingin mempunyai pasangan yang bertanggung jawab. Tidak hanya itu, wanita yang dewasa bisa melihat pria yang bisa di nyatakan tanggung jawab atau tidak dengan mengukur kesabaran waktu, atau bisa di bilang ketika wanita dewasa menjalin hubungan maka mereka bisa melihat perbedaan tanggung jawab sebagai pria atau sebagai lelaki.

Karena wanita terkadang jeli akan menilai prinsip kehiudpan masa depan. ketika mencakup usia 25 wanita bisa di katakan siap untuk menikah itu tandanya wanita tersebut benar-benar siap untuk melanjutkan hidup berkeluarga.

Advertisement

Tapi jangan salah, terkadang wanita yang berusia 25th sudah menikah itu terpaksa menjalani hal tersebut karena takut derajat mereka turun akan status menjadi "perawan tua".

sungguh pemikiran yang tidak realistis. padahal belum tentu wanita yang menjadi perawan tua akan selamanya menjadi perawan tua. Memang ada seperti itu. mengapa? lebih jelas nya lagi bisa di katakan wanita yang tidak ingin menikah itu berarti mereka belum bisa mengontrol diri nya untuk menjadi wanita yang lebih baik, dan mungkin juga wanita yang ber status mejadi perawan tua bisa mendapatkan trauma psikologis tersindiri di masa lalunya. Semua orang tidak ada yang tahu. Makanya bagi wanita-wanita yang ada di dunia. coba untuk lebih berprinsip memilih pasangan dan jauh dari kata "Perawan Tua" , karena wanita di anugrahkan untuk mengindahkan dunia semata, mengindahkan dunia bagi kaum adam yang telah terpilih. Janganlah jadi wanita yang terlalu mempunyai makna sendiri, karena semua wanita tidak bisa berdiri sendiri meski mereka selalu berkata "Saya bisa hidup tanpa lelaki" walau sebenarnya tidak.

Carilah masa depan yang membuatmu pasti akan selamanya bahagia tanpa harus sendiri.