Hidup dan perjuangkan hari yang baru. Godaannya adalah selalu berjuang hingga akhir yang getir. Namun, kadang lebih bijak untuk memandangnya lebih jauh. Ketika situasi tidak bisa diperbaiki, atau keadaan telah berubah secara dramatis, mungkin lebih baik untuk mengikhlaskannya. Kenali kesalahannya. Tarik pelajarannya. Selamatkan posisinya. Hiduplah untuk memperjuangkan hari yang baru. (Now is the time. Patrick Lindsay)

Hiduplah untuk hari ini. Selamatkan hidupmu. Mulailah hal baru. Jangan melulu berputar di bagian masa lalu. Kamu berhak tegas mengakhiri ini semua. Kalau kamu fokus pada masa lalu, semua perasaan mengesalkan seperti disakiti, dikecewakan, diasingkan, direndahkan dan masih banyak sifat negatif lainnya, kapan kamu akan bahagia? Kapan kamu mau membuka mata untuk pagi yang cerah ini bersama orang yang menantimu.

Coba kamu tutup mata. Renungkan. Berapa banyak waktu sia sia yang kamu lewati. Coba tegaskan dirimu sekali lagi. Kamu lelah? Kamu sungguh kehabisan energ? Kamu bosan berputar dan berlari sekuat tenaga mengejar dan mengejar tanpa ada hasil yang pasti?

Sudah kawan. Berhenti sejenak dari perangkap waktu ini. Apa kamu tidak kasihan pada dirimu sendiri? Apa kamu benar mengikuti kata hatimu bila hasilnya kamu selalu kesal dan marah dengan hasil yang tidak sesuai harapan? Apa benar semua ini salahmu? Berhentilah. Terkadang hal yang tejadi di luar kendalimu, anggap saja sebuah arus takdir yang akan membawamu melangkah ke tempat yang lebih baik.

Saat godaan dari masa lalu datang. Tinggalkan sekuat tenaga. Ingatlah betapa bodohnya kamu saat membuat kesalahan di masa lalu. Masa lalu memang ada. Masa lalu adalah bagian hidup, namun masa lalu bukanlah masa depan. Masa lalu seperti handphone tipe lama yang sudah rusak dan tidak dapat diperbaiki dan masa depan adalah gadget terbaru yang selalu update setiap saat, akan selalu bertambah baru tekhnologinya.

Advertisement

Katakanlah “Ini hidupku sendiri. Aku ingin bahagia. Aku berhak mengendalikan hidupku. Aku pasti keluar dari perangkap waktu yang membawaku berputar-putar di cerita yang selalu sama. Aku ingin cerita hidup yang baru. Cerita hidup yang lebih segar untuk kunikmati setiap detiknya. Cerita dimana aku menjadi aku.

Aku tanpa berubah yang drastis. Aku dengan segala kekuranganku sebagai manusia. Aku yang selalu berjalan tegap menuju perubahan hidupku. Sudah cukup aku kalah satu, dua, tiga bahkan seribu kali. Sudah cukup aku belum menemukan dimana kemenangan.

Aku harus tegas mengakhiri segala kekalahanku yang sama. Aku akan menang pada langkahku selanjutnya dengan segala modal yang aku punyai yaitu optimis, percaya diri, bijaksana, pemaaf dan banyak sifat baik yang aku tumbuhkan di mind mapping-ku ”