Ini cerita tentang bagaimana waktu sepuluh tahun yang telah ku bangun bersama sahabatku hancur begitu saja.

Aku tidak tau apa itu cinta sebelum akhirnya seorang lelaki yang ku anggap sahabat menyatakan perasaannya padaku. Aku tidak tau apa itu penantian sebelum akhirnya lelaki itu meninggalkanku begitu saja, setelah dia memberiku kehangatan dan kenyamanan yang berbeda.

Alasan

Sampai saat ini aku belum menemukan bagaimana sebuah alasan dimengerti tanpa sebuah penjelasan.

#Kepergianmu yang tanpa alasan jelas

Advertisement

Semua perbuatan pasti punya alasan. Aku wanita, aku ingin tau lebih detail kenapa kita harus seperti ini ? kamu tidak akan pernah tau bagaimana seorang wanita menginginkan sebuah alasan untuk satu perbuatan. Meskipun itu hanya sebuah alasan, tapi itu sangat berharga untukku.

Apalagi ini tentang kepergianmu yang tiba-tiba.

Padahal selama kita bersama aku tidak pernah melakukan satu pun kesalahan yang menyinggung perasaanmu. Bahkan aku selalu berusaha biasa-biasa saja setiap kali kita bertemu, meskipun dengan perasaan yang berbeda seperti sebelumnya. Sejak kepergianmu tiga tahun lalu hingga masa-masa awal di tahun 2016 ini aku belum bisa menemukan alasanmu meninggalkanku.

#Kemunculanmu dengan wanita lain

Aku tidak ingin mengerti semuanya. Sungguh.

Seperti tawa yang runtuh sekejap di hadapanku ketika melihatmu tengah berjalan mesra bersama wanita lain. Hari itu aku benar-benar tidak percaya jika wanita itu adalah kekasih barumu, karena baru seminggu yang lalu kamu meninggalkanku. Aku tidak yakin itu menjadi alasan kepergianmu.

Serangkaian kalimat memang bisa dimanipulasi, tapi tatapan dan bahasa tubuhmu mengatakan kejujuran itu begitu jelas bahwa kamu merasakan apa yang aku rasakan. Aku tidak bisa terima bahwa kamu membuat cerita baru sebelum kamu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan cerita di antara kita.

#Seratus dua puluh menit yang kamu permainkan

Bahagianya ketika kamu mengatakan ‘mencintaiku’ di tengah kesaksian hujan sore itu. Sayangnya setelah seratus dua puluh menit berlalu kamu mengatakan untuk tidak terlalu memikirkannya.

Aku tau kamu belum siap untuk pacaran, dan aku juga ingin kita saling mencintai namun tetap dalam status persahabatan.

Tapi entah kenapa beberapa hari setelah itu kamu pergi begitu saja, meninggalkanku bersama gerimis di pinggiran jalan setapak yang sibuk. Kemudian kamu muncul bersama wanita lain.

Kenapa tidak kamu jelaskan dulu maksud dan tujuanmu memberiku cinta sebelum akhirnya kamu membuat cerita baru dengan wanita lain ?

#Kebodohanku yang merindukanmu

Aku merindukanmu. Adakah satu kemungkinan kamu juga merindukanku ?

Seharusnya aku bahagia saat aku merindukanmu, karena aku akhirnya tau rindu itu seperti apa. Tapi aku justru sedih. Aku tidak cukup tangguh menyembunyikan perasaanku untukmu. Orang bilang seorang sahabat akan bahagia saat melihat sahabatnya bahagia dengan pilihannya sendiri.

Bullshit, menurutku.

Mana mungkin aku akan bahagia sementara hatiku menangis melihatmu yang justru bahagia dengan orang lain, dan bukan bersamaku ? Setegar apapun hati seorang perempuan mustahil jika dia bisa bahagia melihat orang yang dicintainya justru memilih bahagia bersama orang lain.