Sungguh Beruntungnya, Andai Sejak Awalnya Kita Bertemu.

Memang mungkin bukan perkara tentang waktu, karna orang kebanyakan orang menyesal kemudian menggerutu.

Tapi toh akhirnya kita bertemu yang terpenting bukanlah masa lalu namun masa depan yang akan kita tuju.

Bukanlah Masa Lalu namun Masa Depan yang akan kita tuju.

Barangkali kamu masih ingat dengan mantan-mantan mu, begitupun aku. Tapi apa pentingnya mengungkit masa lalu karna semua sudah terjadi seperti itu. Lebih baik kita fokuskan pada masa depan dengan berjuta-juta impian dan harapan. Seperti halnya rumah idaman karna di situ akan tinggal keluarga kita dengan nyaman. Seperti halnya memberi anak uang jajan. Ataupun Cicilan bulanan dan tagihan-tagihan yang akan membuat pikiran jadi tidak karuan. Tetaplah fokus !!! karna itulah masa depan.

Dunia Serasa milik ber-dua yang lain ngontrak"

Advertisement

Barangkali memang benarlah ungkapan itu karna jika sudah bersama satu hati satu rasa. Mungkin terdengar remeh-temeh jika kamu membawa pulang Nasi Kotak katering lebihan dari kantor karena kamu tahu itu adalah menu favorit aku.

Jika bukan Kamu, lalu Siapa???

Adakah yang lebih setia daripada sepasang merpati? yang semenjak dari telur pun mereka sudah sepasang. Namun kita bukanlah merpati sayang. Karna mungkin kita melakukan kesalahan lalu tersadar akan sebuah kebenaran, kebenaran bahwa kita telah ditakdirkan.

Ya, kamu adalah kebenaran itu, jawaban dari segala pertanyaan yang dulu mungkin sulit untuk aku menjawabnya.

"And they lived happily ever after"

Apapun awalnya, namun bukankah itu tujuan kita ? Selamanya hidup berbahagia, seperti yang ada dalam cerita-cerita. Karna kitalah penulisnya, penulis kisah hidup kita dalam dunia yang nyata.