Ini adalah surat cinta dari aku untuk kamu yang sedang berulang tahun.

5 November 2016.

Selamat ulang tahun, Sayang. Genap 22 tahun usia kamu hari ini. Maaf di pergantian menuju ulang tahun aku tidak ada disampingmu. Tidak memberimu kejutan di malam hari. Tidak membawakan kamu kue tart dengan lilin-lilin menyala diatasnya. Tidak menyanyakin lagu 'selamat ulang tahun'. Tidak meniup lilin-lilin menyala sampai padam setelah kamu mengucap doa dalam hati. Tidak juga dengan hadiah yang terbungkus rapi berisikan benda-benda yang kamu harapkan.

Aku hanya bisa memberimu surat cinta di hari ulang tahunmu. Mengucap doa dalam tulisan berserta harapan-harapan kebaikan untuk kamu, untuk hubungan kita.

Aku tahu ini aneh. Maafkan aku.

Advertisement

Selamat ulang tahun, Sayang.

Doaku sederhana. Sesederhana hadiah yang aku berikan ke kamu.

Semoga dengan bertambahnya usia membuat kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sehat dan bahagia selalu.

Terima kasih kamu sudah menjadi pacar yang baik buat aku selama satu tahun lebih ini. Yang selalu berusaha menjadi yang terbaik buat aku, buat hubungan kita. Yang sudah berkorban banyak hal buat aku, buat hubungan kita. Mungkin aku belum bisa menjadi pacar yang baik buat kamu, tapi terima kasih karena kamu selalu mau menerima aku apa adanya. Dengan semua kekuranganku, keegoisan ku, kelemahanku. Terima kasih kamu selalu ada buat aku, melengkapi aku.

Mungkin terlalu berlebihan, tapi aku benar-benar beruntung memiliki kamu.

Kamu yang tidak hanya menjadi pacar, tapi juga sahabat buatku. Yang selalu memberitahu tanpa pernah mengkritik bila aku melakukan kesalahan.

Kamu selalu bisa menjadi tempat paling nyaman tiap kali aku memeluk kamu. Berada di samping kamu, aku merasa cukup.

Karena bersama kamu, aku selalu merasa bahagia.

Aku selalu mendoakan apapun yang menurut kamu baik dan yang menjadi kebaikan buat kamu serta hidup kamu.

Makin sayang sama aku, yah, Sayang.

Sekali lagi, Selamat ulang tahun!

Aku sayang kamu, Gajah Besarku.