Sahabat, telah lama kita tak pernah bersua, selepas masa sma, kita berpisah mengikuti kehidupan masing-masing. Aku pergi menuju tanah rantau untuk mengejar cita-cita dan impianku. Begitupun dengan dirimu sahabat. Sudah setahun kita tak pernah bersua, sms dan telefon yang awalnya sering aku terima darimu kini mulai menghilang. Tidakkah kau merindukanku sahabat?

banyak sekali kisah yang ingin kubagikan kepadamu, namun sepertinya kau kini mulai sibuk dengan duniamu, dengan teman-teman barumu, bahkan mungkin kini kau telah mendapatkan sahabat baru yang lebih baik dariku. tak ada yang bisa aku lakuakan sahabat, hanya do'a yang mungkin bisa aku panjatkan agar kau selalu bahagia dan baik-baik saja disana.

Sahabat lamamu menantimu di tempat pertama kali kita bertemu, saling menyapa, hingga akhirnya kita menjalin sebuah ikatan persahabatan. Mungkinkah disana kau masih mengingatku? sahabat lamamu yang sangat merindukanmu. Ingin rasanya aku bercengkrama dan memeluk erat dirimu, sambil berceloteh ria mengenai kehidupan kita semasa di tanah rantau.

Sahabat, mungkinkah kita bisa berjumpa kembali? akankah kau juga merindukan sahabat lamamu ini? masihkah dirimu menganggapku sebagai sahabatmu dikala kau sekarang sudah mempunyai sahabat baru disana. Aku tak ingin jarak yang membentang menjadi penghalang perpisahan kita, bukankah zaman sudah canggih? kita bisa video call lewat line, kita bisa berbagi cerita lewat bbm atau wa. Namun kemana kau tak menyempatkan sedikit waktumu untuk sekedar berbagi kabar dengan sahabatmu ini?

Maafkan aku sahabat, jika aku terlalu menuntut agar kau selalu mengabariku, semua itu kulakukan karena aku menyayangimu, aku tak ingin kehilangan kamu sebagai sahabatku. Sahabat, janganlah kau biarkan jarak memisahkan persahabatan kita, karena jarak bukanlah alasan untuk kita tak lagi berbagi cerita.

Advertisement

dariku, sahabat lamamu yang tengah merajut asa menggapai cinta dan cita-cita sambil menunggu kabar darimu.