"Bukan tak ingin melepaskan, hanya saja hati belum mengikhlaskan"

Selamat pagi Ibu dari lelaki yang aku cintai,
Mungkin ibu tidak mengenal saya namun anak-anak ibu mengenal saya.
Bu, saya tidak meminta ibu untuk melakukan apapun, saya hanya ingin ibu mendengarkan curahan hati saya ini..

Bu, saya mencintai anak lelaki kedua ibu..
Saya mencintainya dengan setulus hati saya bu,
Saya mencintainya melebihi cinta saya pada diri saya sendiri,
Bahkan saya meyakini bahwa kelak dialah yang akan menjadi imam bagi saya,
Tapi bu, mengapa ibu mengambil keputusan yang demikian mencekik saya..
Saya tahu, mungkin ibu belum mengenal saya,
Karena saya sendiripun belum pernah dipertemukan dengan ibu,
Tetapi bu,
Meskipun saya belum pernah bertemu dengan ibu, saya menyanyangi ibu..
Bu, apakah keputusan ibu untuk menikahkan anak lelaki ibu dengan perempuan lain tidak bisa dirubah bu ?

Bu, saya memang bukan wanita terbaik bu,,
Tapi bu, saya selalu belajar dan berusaha menjadi wanita yang lebih baik lagi untuk anak ibu..

Bu, tahukah ibu,
Hati saya sangat hancur ketika mendengar anak lelaki kedua ibu yang saya cintai itu ibu sandingkan dengan perempuan lain ?
Saya tahu, setiap ibu pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya,, saya tahu persis itu bu..
tapi bu, apakah ibu tidak bisa memberikan saya kesempatan untuk bersama anak lelaki kesayangan ibu ini ?

Advertisement

Saya memang baru 4 bulan menjalin hubungan kasih dengan anak lelaki kesayangan ibu ini, tapi saya sungguh tulus menyayanginya bu..
saya sungguh menyayangi dirinya,
Hati saya hancur bu ketika saya harus mengakhiri hubungan kasih kami,
terlebih lagi saya mengetahui alasan berakhirnya hubungan kami ini adalah mengenai keputusan ibu ini..
hati saya semakin hancur bu..

Bukannya saya mau menyalahkan keputusan ibu ataupun menyalahkan ibu,, tidak.
Saya tidak menyalahkan itu semua bu..

Saya mengerti betul bu bahwa keputusan ibu ini sudah tidak bisa dirubah lagi, saya mengerti.
Tapi sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih, setidaknya meskipun saya tidak bisa bersanding dengan anak lelaki kesayangan ibu,
Saya sudah diberi waktu untuk melihat senyumnya, mendengar tawanya, menggenggam tangannya, dan menatap mata indah anak lelaki ibu..
Jujur bu, sampai saat ini saya masih mencintai anak lelaki ibu, tapi saya tahu cinta saya ini adalah suatu kesalahan.
Bu, saya minta maaf karena saya telah lancang mencintai anak lelaki ibu, maafkan saya bu..
Mungkin hanya ini yang ingin saya curahkan ke ibu, saya minta maaf jika kata-kata saya menyinggung hati ibu,
Perlu ibu ketahui, airmata saya berlinang ketika saya menulis surat terbuka untuk ibu ini..

Terima kasih sudah mau mendengar curahan hati saya bu..

Dari saya,

Perempuan yang mencintai anak lelaki kesayangan ibu.