Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Apa kabar wahai calon imamku, meski kita belum pernah bertemu aku mengkhawatirkan keadaanmu sekarang? Aku harap kamu selalu dalam lindungan dan penjagaan-Nya. Karena aku tau, kamu diciptakan untukku dimasa depanku kelak. Calon istrimu ini Alhamdulilahh selalu diberi kenikmatan oleh Allah Azza Wa Jalla. DIA yang selalu menguatkanku disaat aku merindukanmu dengan cara-Nya.

Wahai calon imamku, aku harap aku diberi kesabaran agar dapat bertemu kamu dimasa depan diwaktu yang tepat. Aku sedang memperbaiki diriku agar aku dapat membentuk kepribadianmu. Kata orang jodoh adalah cerminan dari diri sendiri, aku mengharapkanmu sedang menemaniku memperbaiki diri juga. Bukan hanya aku saja yang berjuang, melainkan kita bersama berjuang di jalan Allah. Melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi larangannya. Aku ingin engkau menjadi imamku yang dapat membimbingku untuk terus mencintai-Nya, aku ingin engkau mengingatkanku agar aku terus mendekati-Nya ketika aku mulai menjauhi-Nya. Aku ingin engkau menjadi ayah yang baik bagi anak-anak kita dan mengajari mereka ilmu agama agar tidak mengejar tipu dunia semata.

Wahai calon imamku, maafkan calon istrimu ini yang memiliki banyak kekurangan yang masih belum bisa menjaga hati ini untuk-Nya dan untukmu. Maafkan calon istrimu ini yang masih mengagumi seseorang selain kamu yang belum pasti menjadi calon imamku. Jujur, wahai calon suamiku sampai saat ini aku masih penasaran siapa kamu, tapi Allah masih merahasiakannya. Disaat aku mulai merindukanmu aku akan mengingat-Nya dan memanjatkan doa untukmu agar kamu baik-baik saja sampai kita dipertemukan. Tahukah wahai calon suamiku, betapa sulitnya diriku menjaga hati ini hanya untukmu. Banyak sekali godaan yang ku temui, rasa keinginan untuk mencintai seseorang selain kamu sulit untuk ku tolak. Tapi Alhamdulillah Allah memberikanku sahabat-sahabat yang baik yang saling menguatkan dan mengingatkan untuk tetap di jalan-Nya.

Sekian surat ini aku sampaikan kepadamu untuk menghilangkan rasa rinduku, kamu tidak perlu membalas surat ini. Cukup Allah saja yang menyampaikan pesan ini hanya untuk kamu lewat doa-doa yang kamu panjatkan kepadaku. Aku hanya dapat mendoakanmu agar kamu selalu diberikan kesehatan dan kekuatan iman agar kamu selalu setia kepada-Nya. Semoga kita dapat dipertemukan pada waktu yang tepat dihadapan Allah dan orangtuaku. Aamiin.

Advertisement

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,