Hari demi hari.

Waktu demi waktu.

Kau berjalan dan mulai melangkahkan kaki, dengan harapan dan impian akan sesuatu.

Kau tatap langit, sembari tersenyum, dan kau berkata bahwa hidup ini sangatlah indah.

Ya, Indah karena banyak hal yang sudah dilalui. Kau bertemu dengan cinta dan kasih sayang keluargamu, juga saudaramu. Dimana kebahagiaan itu diikuti oleh beberapa permasalahan yang sebenarnya tidak sanggup untuk dilalui, namun harus dilalui, dan dicela, namun harus diterima.

Bukan karena disengaja, justru impian awalmulah yang menghantarkan dan melangkahkan kakimu menuju permasalahan tersebut. Mulai dari permasalahan percintaan, akademik, keluarga, hingga masalah karir pun terkadang turut menjadi lika-liku yang mewarnai hidup manusia.

Masalah percintaan yang dulunya pernah merasa dikekang, bahkan mendapat kekerasan baik lisan maupun fisik. Hal yang kau rasakan mungkin terasa berat dan seperti dipenjara, untuk berdekatan dan bepergian saja harus membuat laporan dahulu kepada pasanganmu. Terkadang ketika dia benar-benar marah, kamu harus mendapat sakit pada ragamu akibat kekerasan fisik yang dia berikan. Hingga sampai pada waktunya kau tersadar, bahwa mempertahankan pasangan yang hanya menginginkan dirimu tanpa mengerti jalan hidupmu adalah hal yang bodoh. Kemudian kau merasa bebas, bebas mendekati siapa saja dan bebas bepergian kemana saja. Namun, arti kebebasan yang sesungguhnya bukan mengarah kepada hal yang negatif.

Buat kamu yang sekarang sedang sekolah ataupun kuliah, waktu yang terjadwal mungkin membuatmu merasa kelelahan, dan tentu saja kau pun ingin segera mengakhirinya. Ada yang hanya sekedar datang tanpa mempedulikan nilai, ada yang sangat mementingkan nilai, dan juga ada yang hanya menganggap pendidikan yang sedang dijalani adalah kegiatan yang tidak ada gunanya dimasa depan. Sebenarnya pendidikan bukan bertumpu hanya pada nilai saja, tetapi latih juga kemampuan softskill=mu. Intinya, proses belajarmulah yang nantinya akan digunakan pada dunia kerja.

Advertisement

Setelah lulus nanti kamu pasti akan merindukan masa-masa dimana kamu dimarahi guru, tugas yang seabrek, bermain bersama teman, hingga skripsi yang menguras pikiran dan tenaga, dan sidang skripsi yang membuat deg-degan.

Ketika keluargamu dilanda permasalahan, pertengkaran, atau bahkan ekonomi yang tidak stabil, akan memicu terjadinya depresi dan bahkan membuatmu putus asa hidup didalam keluargamu. Cobalah menjadi jembatan atau penengah ketika masalah tersebut terjadi, mulai buka pembicaraan dengan sebaik mungkin, karena ketentraman dan ketenangan didalam keluarga akan mengalirkan aura positif dan rezeki yang lancar.

Pernahkan mendengar bahwa dibalik permasalahan pasti ada sesuatu yang indah yang dipersiapkan tuhanmu?

Itu adalah kalimat, yang mungkin pernah diucapkan dari seseorang yang dulunya pernah mengalami hal serupa sepertimu. Hal yang begitu rumit, namun bisa diselesaikan. Memang terkadang ada kejenuhan ketika masalah tersebut tidak dapat diselesaikan, namun inilah namanya hidup, yang terkadang terlalu berangan-angan tinggi, mengikuti apa yang seharusnya dihindari, namun tetap saja dikerjakan.

Ingin membuat kejutan dan kebahagiaan bagi seseorang, namun mereka seketika pergi dari hidupmu, apakah kamu tau bahwa kamu sedang melangkah? Mungkin kamu sempat singgah dikehidupan orang tersebut dengan menciptakan banyak sekali kenangan yang tak pernah bisa dilupakan selamanya. Mereka juga punya jalan masing-masing yang dimana ditakdirkan berbeda denganmu, semua yang hidup kini sedang melangkah, ada yang bergandengan, ada yang hanya sekedar menyapa, dan ada yang berpisah.

Itu bukan salahmu, bukan juga salah mereka, namun memang takdir yang telah dipersiapkan sejak awal untuk menuju mimpi yang diharapkan