Aku tau setiap orang punya masa lalu. Aku juga tidak pernah menyesal atas masa lalumu, karena akupun punya masa lalu. Tapi bisakah untuk tidak terus menerus mengulang cerita yang sama tentang masa lalumu? Bisakah untuk berhenti menceritakan dia? Dia yang pernah ada di hidupmu, dia yang pernah mengisi hatimu dulu? Ya, dulu!

Karena sekarang kamu hidup bersamaku. Hari ini, besok, lusa, dan seterusnya. Sadarlah bahwa banyak waktu telah berlalu dan hidupmu bukan lagi tentang dia.

Aku tidak menuntut kamu untuk melupakan masa lalumu, tapi setidaknya biarkan itu menjadi kenangan, menjadi cerita yang cukup kau kenang tanpa perlu kau ungkit terus menerus.

Aku tau kamu dulu sangat menyayanginya. Aku tau dulu kamu mencintainya setulus hatimu. Tapi itu dulu, jauh sebelum kita saling mengenal, jauh sebelum kita menjalani hubungan ini.

Bisakah sedikit menoleh kearahku? Bisakah untuk sedikit menyadari bahwa ada aku di sini? Bisakah merasakan sedikit rasa cemburuku ketika kamu berulang kali menceritakan tentang dia saat kamu sedang bersamaku?

Advertisement

Aku wanita biasa. Mungkin aku memang tidak seindah dia. Mungkin aku tidak secantik dia. Mungkin aku tidak semenarik dia. Karena aku bukan dia! Tapi setidaknya satu hal yang perlu kamu tau, aku mencintaimu lebih dari cintanya padamu.