Bu, aku tahu kini hatimu sedang gundah memikirkan bagaimana nasib anak-anak mu nanti.

"Apa anak-anakku akan sukses?", aku tahu pertanyaan itu selalu tersirat di benakmu. Tapi percayalah Ibu, anak-anakmu ini sedang berusaha keras untuk menggapai semua keinginan dan cita-cita yang kau harapkan. Tak usah kau hiraukan kata-kata orang di luar sana karena sejatinya mereka hanyalah manusia yang sedang beruntung karena di anugerahkan otak yang cerdas dan materi yang melimpah. Mungkin bagi mereka kesuksesan akan mudah didapat, tapi siapa yang tahu takdir esok? Tak akan ada yang tahu, bu.

Bu, tak usah khawatir, anak-anakmu ini punya rencana untuk masa depan. Rencana yang akan membawa kami menuju tujuan kami, yaitu mejadi kebahagiaan mu. Berjanjilah Bu, berhenti merisaukan omongan orang-orang yang merasa lebih sukses dari anak-anakmu ini karena kami yakin sejatinya kesuksesan yang membanggakan adalah kesuksesan yang diawali oleh usaha dan perjuangan serta doa yang tak pernah putus darimu, bukan dari semata-mata kecerdasan dan materi. Bukankah usaha tak akan mengkhianati hasil, Bu? Dan kau tahu betul betapa besar semangat perjuangan kami untuk menjadi kebanggaanmu.

Bu, tetaplah menyertai nama kami di setiap do'amu. Tetaplah memberi kami semangat, karena semua yang kami lakukan semata untuk kebahagiaanmu. Beribu rintangan akan kami hadapi Bu, cemoohan orang-orang diluar sana yang meragukan kami akan kami balas dengan senyum keberhasilan. Ingatlah Bu, anak-anakmu ini bukan anak-anak yang lemah, bukan anak-anak yang manja, dan bukan anak-anak yang suka mencemooh kegagalan orang lain. Kau telah ajarkan kami untuk menjadi anak-anak yang patuh, Kau didik kami sehingga hati kami setegar karang. Berulang kali akan ku katakan, jangan khawatir Ibu. Yakinlah anak-anakmu ini dapat berjuang demi kehidupan yang lebih baik. Kami tak akan dengarkan cemoohan orang banyak, tak akan pernah bu. Yang kini ibu harus lakukan adalah percaya, dan ikhlas dengan apapun yang sedang kami perjuangkan. Karena anak-anakmu ini yakin jika kau percaya dan ikhlas dengan perbuatan kami, perbuatan kami akan menjadi berkah yang berbuah manis.

"Biarkan siput yang lamban ini mencapai puncak gunung dengan usaha dan kegigihannya sendiri, agar kelak ketika di puncak, semua mata akan terpana dan semua bibir akan berdecak kagum"