Sayang, bagaimana kabarmu?

Masihkah ada diriku terlintas dipikiranmu?

Atau kini kamu sedang sibuk mencari penggantiku?

Ya, aku tahu kamu tidak bisa berlama-lama sendiri

Sudah adakah ia?

Advertisement

Jika ya, aku berharap kamu bisa memperlakukannya dengan baik

Bukan sebatas pelarianmu atau penghilang kebosananmu

Jangan sampai ada hati yang kamu permainkan lagi

Dadaku sesak setiap aku mengingatmu

Mungkin aku masih mencintaimu

Atau ini hanya bagian dari luka hatiku

Tetapi tenanglah, aku tak akan memintamu kembali

Tidak akan pernah.. kamu bisa pegang janjiku

Terkadang aku ingin menyapamu dan memulai obrolan kita kembali

Tapi sepertinya pintumu sudah tertutup rapat untukku

Atau itu hanya bagian dari keangkuhanmu?

Semua hanya perkara waktu

Aku yakin perlahan hati ini akan mampu menerima

Dan tak akan ada lagi dirimu dalam pikiranku

Teruslah berjalan, aku mungkin masih diam entah sampai kapan

Tetapi, aku berjanji pada semesta untuk berhenti mencintaimu

Kamu tak perlu khawatir akan hal itu, aku tak akan mengingkari janjiku

Untukmu yang sudah berjalan pergi meninggalkanku, bahagialah selalu 🙂