Apa kabar kamu pemilik hatiku yang kini sudah jauh bahkan sangat jauh. Cerita kita memang sudah lama berakhir, tapi tolong izinkan aku untuk sekedar mengingatnya. Sebuah cerita di masa lalu saat di ingat, lagi-lagi akan membuat sakit hati tapi entah kenapa banyak orang yang tak pernah kapok untuk mengingat nya bahkan merindukan nya. Tentu sangat sulit ketika kita harus beranjak pergi dari hidup seseorang, tapi apakah ada pilihan lain selain mengikhlaskan ? tak ada yang bisa aku lakukan selain merelakan mu bahkan untuk tetap tersenyum saat melihatmu bahagia bersama orang lain, seperti kita dimasa lalu.

Aku tak pernah percaya sosok mengagumkan seperti kamu datang menyapa kehidupanku dan mengisi hari-hariku. Hingga sekarang kita berpisah melupakan mu adalah kegagalan yang tak pernah lelah aku coba. Dulu, aku tak pernah benar-benar yakin bahwa aku menyayangimu tapi setelah kamu pergi, aku merasa kehilangan sebagian kebahagianku. Aku sadar aku terlalu kekanak kanakan untuk pria dewasa seperti kamu dengan segala sifat egois membuatku tak pernah bisa menjagamu sebaik kamu menjagaku.

Aku sempat yakin bahwa kamu akan kembali, namun sekian lama aku menunggu kamu tampak baik-baik saja dan sudah melupakan semua. Aku begitu kecewa melihat ternyata hanya aku yang berjuang keras untuk mengikhlaskan semuanya dan berpura-pura terlihat baik-baik saja seperti yang kamu lakukan.

Awal perpisahan aku selalu ingin membencimu membangun segala perspektif yang membuat mu agar terlihat buruk dimataku. Namun semakin lama aku merasa hal itupun turut menyiksaku. Karena semua tentang mu sekalipun itu sebuah keburukan tetap indah dimataku. Aku pun tak pernah berusaha menghapus rasa ku untuk mu aku hanya berusaha menghapus segala rasa sakit ini. Dan pada akhirnya aku mencoba berdamai dengan diri sendiri, tanpa aku sadari kamu juga telah mengajarkan menjadi wanita yang lebih kuat dan tegar. Darimu aku belajar menghargai waktu bahwa semua kebahagiaan dan kesedihan akan datang silih berganti. Terimalah maafku yang tak bisa membahagiakan mu, maafkan aku yang tak pernah berusaha menahan kepergianmu, maafkan juga aku yang tidak mencoba mempertahankanmu. Aku percaya jika kamu cinta maka kamu akan kembali, meski aku tau jawabannya kau tak akan pernah berbalik kearah ku lagi walau hanya sekedar mencari tahu tentang aku. Tapi tetaplah berjalan didepanku, izinkan aku selalu memperhatikanmu sampai bayangan mu pun sirna.

Walau kini semua cerita tidak berakhir dengan indah seperti harapan-harapan yang pernah aku bangun biarkanlah semuanya menjadi anganku saja. Dan aku tak pernah menyesal takdir membuatku jatuh cinta padamu, karena sosok dewasa penuh kehangatan seperti kamu telah mewarnai suatu masa yang sulit untuk aku lupakan. Terimakasih, kamu adalah alasan ku untuk selalu memperbaiki diri.