Hai, kamu yang kini menjadi duniaku.

Terima kasih untuk setiap hari-hari yang sudah kita lewati, untuk nyaman yang kamu berikan, untuk semua bahagia yang kamu ciptakan, untuk senyum yang kamu lukiskan. Kamu tahu? Kamu selalu membuatku jatuh cinta setiap hari, lagi dan lagi.

Tak henti aku selalu membanggakanmu di depan mereka, membanggakan hubungan yang kita jalani selama hampir 7 tahun yang nyaris tanpa cela, karena kamu. Iya, kamu yang selalu mengalah. Kamu ingat ketika aku ngambek karena kamu tidak menjemputku? Berkali-kali kamu mengucapkan kata maaf, lalu besoknya kamu datang ke rumahku dan memberikan makanan kesukaanku, hehe. Lalu ketika aku marah padamu dan memakimu, kamu hanya diam mendengarkan luapan emosiku dan ketika marahku reda kamu memelukku dan menghapus air mataku.

Tapi, ada hal yang masih mengganjal. Aku masih bingung, kenapa kamu bisa jatuh cinta kepadaku dan bertahan selama ini denganku? Aku bukan tipe wanita idaman. Aku tidak bisa masak, tidak bisa mencuci, tidak bisa beres-beres rumah dan banyak hal yang aku tidak bisa lakukan.Cantikpun tidak. Sebenarnya aku penasaran apa yang kamu lihat dariku. Bagi para wanita, kamu adalah lelaki sempurna tanpa cela. Banyak yang bertanya-tanya kenapa kamu bisa jatuh cinta dengan wanita biasa sepertiku dan kamu selalu menjawab, "karena aku sayang kamu.". Kenapa kamu bisa sayang aku? "aku sayang kamu karena aku sayang kamu.", selalu begitu jawabmu. Selalu bisa membuatku tersenyum 🙂

Sayang, kamu selalu menerima apapun kurangku, tak peduli apapun kata orang. Ketika mereka semua mengejekku dan menyudutkanku, kamu satu-satunya orang yang menemani dan menghiburku. Ketika aku berhasil melakukan hal yang biasa saja, kamu satu-satunya orang yang memujiku.

Advertisement

Terima kasih untuk tidak pernah meremehkanku. Terima kasih untuk segala support yang kamu berikan.

Doaku, semoga kamu benar-benar jodohku.