Hai kamu yang berada jauh di sana. Aku sudah kembali ke kotaku. Kita kembali seperti semua, berbeda kota, bahkan berbeda pulau. Kita kembali berjuang demi masa depan kita, ya aku harap ini benar-benar masa depan "kita".

Semenjak hari itu, pertama kali aku mengenalmu, tidak pernah sama sekali aku membayangkan kalau kita akan menjadi sedekat ini. Aku bahkan tidak pernah berpikir akan menyukaimu. Bahkan kita tidak pernah bertemu, bagaimana mungkin aku jatuh cinta pada orang yang belum pernah aku temui.

Walaupun awalnya aku cuek dan cuma menjawab seperlunya, kamu tidak pernah berhenti berusaha untuk terus berbicara padaku. Seiring berjalannya waktu dan intensnya komunikasi kita, kitapun menjadi semakin dekat. Tidak perlu waktu lama untuk kita menjadi dekat seperti sekarang. Aku dan kamu seperti dua orang yang sudah mengenal satu sama lain sangat lama.

Kita bercanda dan tertawa bersama setiap hari walaupun hanya via suara. Bahkan aku mulai merasa kehilangan jika tidak mendengar suaramu untuk satu hari saja. Suaramu sudah seperti sesuatu yang harus kudengar setiap hari. Ya, kamu berhasil membuatku menyukaimu. You did it!

Setelah selama ini hanya berjumpa via suara, akhirnya temanku mengajak pergi berlibur ke kotamu. Akupun langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Dan kamu sepertinya sangat excited ketika tau aku akan pergi ke sana, walaupun masih berbulan-bulan lamanya. Bahkan awalnya aku takut kalau kamu sudah melupakanku karena masih berbulan-bulan lamanya. Tetapi kamu tidak melupakanku, bahkan kita tetap menjalin komunikasi hingga sekarang.

Advertisement

Akhirnya hari itu datang, hari d imana pertama kalinya kita bertemu langsung. Kamu sedikit berbeda dengan bayanganku selama ini. Tapi entah kenapa, aku tetap suka kamu yang seperti itu. Lucu, unik dan yang terpenting sifatmu dan sikapmu sama seperti yang selama ini aku kenal. Bahkan kita sama sekali tidak canggung walaupun ini kali pertama kita bertemu. Kita tertawa, mengobrol, bercanda sepertiu sudah sering bertemu. Entah kenapa itu membuatku yakin, kamu memang orangnya. Keyakinan yang selama ini tidak pernah kurasakan dari lelaki manapun sebelumnya.

Terima kasih atas setiap momennya.

Terima kasih atas segalanya selama ini.

Terima kasih sudah berjuang sampai kita bisa sedekat ini dan sekarang aku juga akan berjuang untukmu.

Aku akan menikmati setiap proses yang kita jalani.

Sampai nanti, aku dan kamu menjadi kita.