Seperti biasa, hari-hariku berjalan begitu saja. Tak ada yang istimewa sampai kau datang melewati diriku yang tak sempurna. Awalnya aku tak peduli, sampai akhirnya aku mengerti kehadiranmu di sini. Radar ini begitu kuat, menangkap sinyal dengan cepat. Ada sesuatu yang tak kulihat selain dirimu. Kharismamu menyebar, mengikat sinyal radarku untuk berlari dan mencari tahu siapa dirimu.

Semakin hari, aku banyak tahu tentangmu. Semakin kuat juga gelora yang menyala dalam jiwa.

Ternyata, dirimu begitu tangguh, begitu pintar, begitu penyayang, dan begitu begitu yang lainnya. Oh Tuhan, kau ciptakan seorang pemimpin hebat. Apakah ia memiliki pendamping yang hebat juga? Kenyataannya, "belum". Aku bermimpi bahkan aku mulai mengusahakannya saat kutahu itu. Setiap kulihat dirimu berlatih, aku merasakan kekuatan yang kau ciptakan untuk menjadi seorang pemenang. Aku juga akan seperti itu, akan sepertimu.

Rasa malas yang selalu hadir dalam benakku, mulai takut untuk menunjukkan dirinya. Karena ia tahu aku takkan membiarkannya, merebutmu "rasa kekagumanku untuk bersanding". Kata 'lelah' yang terkadang muncul, ikut mengumpat jauh ke dalam.

Lucunya lagi, ketika aku mulai bertingkah seperti gadis remaja lainnya; memakai rok ataupun dress, berdandan, memikirkan tentang penampilan, merawat diri, sampai belajar untuk memasak layaknya chef terkenal.

Advertisement

Tak hanya sampai itu, aku mulai belajar segala hal yang kau pelajari dengan harapan bisa bersanding denganmu. kau tahu kata pepatah yang selalu muncul di pikiranku? ya! "Jodohmu adalah cerminan dari dirimu". langkah waktu aku lewati untuk menjadi lebih dan lebih baik dari sebelumnya dan kau mungkin tidak akan tahu, bahkan mungkin tidak pernah tahu apa yang ku lakukan adalah untuk bersanding denganmu.

Terimakasih kau telah membuat diriku menjadi manusia dan perempuan yang lebih baik dari sebelumnya. Aku yakin, bila Tuhan mengizinkan, kita akan dipertemukan pada waktu,tempat dan diri yang sudah lebih baik. Namun, siapapun perempuan yang akan bersandingmu kelak, aku tak akan sedih ataupun kecewa. Tapi, aku akan bahagia karena perempuan itu telah berjuang seperti aku yang telah memperjuangkan diriku untukmu. dariku, pengagum rahasiamu 🙂